Sebuah Toko Di Tolitoli Hangus Terbakar Dilalap Si jago Merah

Tampak Mobil watercanon milik polres tolitoli berusaha memadamkan si jago merah

Laporan Mahdi Rumi

Tolitoli, 50Detik.Com. Sebuah toko terminal Oli yang sekaligus menjual spare kendaraan milik Bintiong yang terletak di jalan Wahid Hasyim Tolitoli
ludes terbakar dilahap si jago merah Rabu 23/2- 2022 sekitar pk.08.30 WITA pagi.

Kejadian ini diduga akibat arus pendek listrik atau korsleiten dilantai pertama saat kejadian Bintiong sang pemilik toko sedang berada di Palu sehingga toko itu ditutup dan tidak ada aktifitas.

Tiga unit mobil pemadam milik Pemda tolitoli 1unit mobil pemadam kebakaran milik Bandara Sultan Bantilan dan 1unit mobil watercanon milik polres tolitoli dikerahkan untuk memadamkan api.

Sejumlah mobil pemadam terlihat kesulitan memadamkan api karena bangunan ruko saling berhimpitan dan diperparah lagi isi dalam ruko itu banyak stok barang yang mudah terbakar seperti ban dan Oli.

Kobaran api yang hitam pekat melambung keatas sehingga dua orang petugas pemadam kebakaran pingsan karena diduga menghisap asap tebal dari ban yang terbakar.Sejumlah warga yang mengetahui dan melihat kebakaran

Orang tua Bintiong tidak mengetahui kalau dalam rumahnya terjadi kebakaran karena saat itu dirinya sedang menonton acara televisi dilantai bawah.

Sementara pembantu rumah tangga yang juga tinggal dirumah itu sedang membersihkan dan menyapu dilantai dua dan tiba tiba melihat ada api dilantai bawah,iapun bergegas turun kelantai bawah dan memberitahukan kepada orang tua Bintiong bahwa ada api dibagian depan toko.

Mengetahui ada api di bagian depan ruko orang tua Bintiong bersama pembantu rumah tangga langsung keluar ruko melalui pintu samping yang menghubungkan antara rumah Bintiong dengan ruko saudaranya bernama Ationg.

Kapolres tolitoli yang juga berada dilokasi kebakaran belum bisa memberikan keterangan dikarenakan api masih terus berkobar dari dalam ruko itu..” maaf belum bisa kita memberikan keterangan atas terjadinya kebakaran itu karena anggota saya masih bekerja dilarang ” kata Kapolres tolitoli AKBP Ridwan Radja DEWA Sik

Pos terkait