Rakor BLUD Puskesmas Banggai Digelar

Assisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banggai Hj. Nurdjalal, S.H menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Persiapan Pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Kabupaten Banggai Tahun 2025, bertempat di Ballrooom Santika Hotel, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis (20/11/2025).

Luwuk, 50detik.com – Bupati Banggai diwakili Assisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Banggai Hj. Nurdjalal, S.H menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Persiapan Pelaksanaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas Kabupaten Banggai Tahun 2025, bertempat di Ballrooom Santika Hotel, Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kamis (20/11/2025).

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Kantor BPKAD Kab. Banggai Kerjasama Dinas Kesehatan dan RSUD. Turut hadir Sekban BPKAD bersama jajarannya, Kadis Kesehatan, Direktur RSUD, para Pimpinan OPD, para Kepala Puskesmas dan Pengelola Keuangan BLUD, para Narasumber dari Direktorat BUMD BLUD Dan BMD Kemendagri RI, Para Peserta Kegiatan, serta undangan lainnya.

Assisten I Sekda Kab. Banggai Hj. Nurdjalal, dalam menyampaikan sambutan tertulis Bupati Banggai, antara lain menyampaikan, sebagaimana kita ketahui bersama, penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tata kelola keuangan yang fleksibel, serta percepatan pencapaian target pembangunan kesehatan, melalui BLUD, puskesmas diberikan ruang inovasi, efisiensi, dan kemandirian dalam mengelola layanan, tanpa meninggalkan prinsip akuntabilitas dan transparansi, di tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi puskesmas yang sedang dalam tahap awal penerapan BLUD.

Oleh karena itu, kegiatan koordinasi dan konsultasi seperti ini sangat di butuhkan agar seluruh aspek persyaratan teknis, administratif, dan substantif dapat di pahami dengan jelas oleh seluruh unit layanan.

“Pemerintah Daerah memandang bahwa keberhasilan BLUD puskesmas tidak hanya terletak pada regulasi dan dokumen semata, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, komitmen pimpinan, serta keselarasan perencanaan dan penganggaran.” ujranya.

Olehnya itu, kata Assisten 1 Nurdjalal, sangat berharap para peserta dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk memperdalam pemahaman, bertanya, dan berdiskusi secara aktif. Setiap puskesmas memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda, sehingga koordinasi secara langsung sangat di perlukan untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi yang tepat.

Dinas Kesehatan dan BPKAD sebagai pembina teknis diharapkan mampu memberikan pemahaman yang komprehensip, terutama terkait penyusunan dokumen BLUD, standar pelayanan minimal, tarif layanan, serta penguatan tata kelola keuangan yang sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi.

“Pemerintah Daerah berkomitmen untuk terus mendukung penguatan BLUD Puskesmas, sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.” tutur Assisten I Nurdjalal

Sumber: Prokopim Setda Banggai

Pos terkait