DONGGALA, 50Detik.com- Warga Desa Minti Makmur dan Desa Bukit Indah bersama PT Lestari Tani Teladan, Koramil, serta Polsek Kecamatan Rio Pakava bergotong royong memperbaiki jembatan penghubung antar desa yang rusak parah.
Kolaborasi ini sebagai upaya memulihkan akses vital masyarakat yang sangat bergantung pada jembatan sebagai penghubung roda ekonomi warga Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Tokoh masyarakat, Mustafa, mengapresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam perbaikan tersebut.
“Keterlibatan perusahaan menjadi bukti komitmen terhadap pembangunan fasilitas umum di wilayah kami,” terangnya.
Ia menilai bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat kami, sebab dukungan PT LTT sudah kami rasakan sejak lama dan terus berlanjut hingga saat ini.
“Kolaborasi ini adalah bentuk sinergi yang sangat baik antara masyarakat dan pelaku usaha di wilayah kami,” ujarnya.
Kerusakan sebelumnya meliputi lantai kayu yang lapuk serta struktur rangka yang mulai rapuh.
Melalui kolaborasi ini, bagian jembatan yang rusak diganti dengan material kayu yang lebih kokoh.
Pengadaan material didukung oleh PT Lestari Tani Teladan, sementara tenaga kerja berasal dari gotong royong warga.
Perbaikan dilakukan atas inisiatif swadaya masyarakat yang didukung oleh perusahaan serta aparat setempat.
Jembatan tersebut merupakan jalur utama yang menopang aktivitas ekonomi warga, termasuk distribusi hasil pertanian dan mobilitas sehari-hari.
Administratur (ADM) PT Lestari Tani Teladan, Muhammad Tugiran, menyebutkan ini bukti bahwa perusahaan bukan hanya berorientasi bisnis semata. perbaikan jembatan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Perusahaan turut bertanggung jawab untuk memastikan mobilitas warga, terutama anak sekolah dan hasil tani, tidak terhambat, apalagi jembatan ini sebagai salah satu penghubung roda ekonomi masyarakat sekitar,” kata Tugiran dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).
Saat ini jembatan telah dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda dua maupun roda empat dengan lebih aman.
Perbaikan infrastruktur ini diharapkan mampu memperlancar akses transportasi serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kecamatan Rio Pakava. (*)





