PT Latebbeng Kena Sanksi Blacklist: Proyek Jalan Beton Salutambung-Urekang Tidak Rampung

Mamuju, 50detik.com–Akhirnya PT Latebbeng pemegang proyek  jalan beton ruas Salutambung-Urekang Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene mendapat sanksi pemutusan kontrak kerja.

Bahkan sanksi blacklist, karena tidak mampu menyelesaikan jalan sepanjang 6 kilometer itu, meskipun sudah diberikan perpanjangan waktu selama 90 hari.

“Meskipun sudah mendapatkan perpanjangan kontrak selama 3 bulan (90) hari penyelesaian pekerjaan jalan beton ruas Salutambung-Urekang Kecamatan Ulumanda Kabupaten Majene, belum juga mampu menyelesaikan tepat waktu,” ungkap Kepala Bidang  Bina Marga Dinas Perkerjaan Umum provinsi Sulawesi Barat, Saparan, ST, saat dikonfirmasi diruang kerjanya Senin  (17/4/2022).

Menurut Saparan, hingga akhir masa perpanjangan kontrak pekerjaan Pihak PT Latebbeng selaku pemegang kontrak hanya mampu menyelesaikan pekerjaannya sebesar 32.17 persen.

Proyek pekerjaan rabat beton sepanjang 6 Km tersebut, mendapatkan alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 19 Milyar, yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 lalu.

Menurut Saparan, untuk melanjutkan proyek tersebut akan dilakukan penunjukan langsung kepada pemenang tender urutan kedua dari PT Latebbeng, yakni PT Tristar Sulawesi Mandiri.

” Saat ini sementara dalam proses pembuatan kontrak, ” Jelas Saparan. (*/menit7)

Pos terkait