Massa aksi di depan kantor bupati Pasangkayu. (foto:man)

Laporan: Darmawan

Pasangkayu, 50detik.com— Polisi Pasangkayu mengamankan tiga preman yang diduga menjadi provokator kemarahan warga hingga berujung pada penyerangan PLN dan SPBU Gunung Cindolo Pasangkayu, Senin (4/2).

Penagkapan tiga preman yang diduga propokator kericuhan aksi di Kantor Bupati itu di tangkap saat ini melakukan penyerangan Kantor PLN Pasangkayu berselang setengah jam pasca dipukul mundurnya massa pendemo.

Sekelompok preman bukan hanya menyerang PLN namun SPBU pun yanris jadi amukan preman tersebut. beruntung aparat TNI yang berjaga d berhasil memunkul mundur kolompok preman tersebut yang diduga berkaitan aksi penolakan hasil pemilu di Kantor Bupati.

Akibat dari kejadian tersebut korem bersama sejumlah pihak kemanan membagun sinergisitas guna untuk menjaga keamanan dan ketentraman pemilu pada 2019 mendatang.

Sebelumnya, massa melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pasangkayu, hingga terlibat saling dorong dengan aparat TNI lantaran mereka tidak diperbolehkan masuk. Namun massa tetap memaksa menerobos masuk ke Kantor Bupati. Akibatnya massa aksi dipukul mundur oleh aparat TNI lantaran memaksa menerobos dengan cara anarkis.

Massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Pemilu Bersih (APB) ini menurut Kapten Inf. Hasan merupakan simulasi pengamanan pemilu Kodim 1427 Pasangkayu.

‘’Kegiatan ini hanya bagian dari simulasi pengamanan pemilu ketika terjadi aksi protes tidak terima hasil pemilu yang akan dilakukan pada pemilu 2019 mendatang

menuntut agar empat TPS di Pasangkayu dilakukan pemilihan ulang lantaran disinyalir ada kecurangan dilakukan oknum tertentu,’’ tegasnya.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here