Pilkada Majene: Lima Bacabup akan Bersaing Merebut Kursi Bupati

Majene, 50detik.com–Sejak bergulirnya bursa bakal calon bupati (Bacabup) Majene, Sulbar tercatat baru ada 5 nama yang mengemuka untuk siap maju pada Pilkada serentak November 2024 mendatang.

Kelima nama itu, selain petahana, Andi Syukri Tammalele dan Arismunandar Kalma Katta, juga muncul figur lain yakni Andi Ruskati Ali Baal Masdar, Adik Ahsan, dan Farhana Massiara.

Peluang mereka sama untuk memenangkan kontestasi Pilkada Majene 2024. Memang tidak bisa dinafikan peluang petahana masih cukup kuat seperti diperkirakan banyak orang

Relawan AST: Elektabilitas beliau terukur dilapangan bukan dimedsos
#sehat_selalu_bupatiku

Siapapun jadi pendamping beliau insyaallah tetap Oppo
#sehat_selalu_bupatiku

Opy Muis Mandra: Nex AST untuk Majene, Dua kali lebih baik ASTARIS harga mati. By ; Loyalis ASTARIS 2024.

Ayu Putri: Buka mata kalian….AST_ARIS sekarang kekuatannya dua kali lebih baik dan lebih ngeriii dari pada yang dulu….tapi klw GK mau buka mata ya sudah,,,,,rasakan aja sendiri betapa dahsyat nya AST-ARIS di 2024 ini. Screenshot ini komenku simpan di galerimu tandai tanggal dan bulannya….bulan sebelas liatmi kembali baca baca mQ kembali nah…..camkan ini para akun fake dan para pembisik nya si bocil😂

Suaib Yunus: Massa fanatik Tallu Banua utara… Siap bertarung untuk periode ke II AST ARIS

Andi Marsya Syam: Sekali tallangpppai lino annaq i’dai didukung Ast Aris selanjutnya.

Meski loyalis AST masih sangat meyakini AST akan dengan mulus kembali menduduki kursi Bupati Majene untuk yang kedua kalinya, namun pendapat kontra tetap muncul seperti Edy Mulyadi mengungkapkan.

Kalau pilihan rakyat yg hanya berbekal sembako,amplop,janji dan pengangkatan pj desa, tanpa gagasan dan program yg jelas untuk ke depan maka disitulah muara kehancuran daerah kedepan yg tak berkesudahan dan saya pikir Majene akan mengalami defisit jauh dari THN sebelumnya. Defisit akan tembus diatas 150 milliar Lbh.

Sementara dua srikandi yang diperkirakan akan ikut menantang petahana, yakni Andi Ruskati dan Farhana Massiara belum begitu getol turun ke akar rumput melakukan sosialisasi, namun relawan dari keduanya sudah mulai jalan untuk membangun komunikasi dengan konstituen.

Berbeda dengan Adi Ahsan yang selama bulan puasa dimanfaatkan melakukan pertemuan silaturahmi dengan warga.

Penulis: Masruhim Parukkai

Pos terkait