Laporan: Rahmat Pratama

Pasangkayu, 50detik.com–Petani kelapa sawit Baras, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar menjerit, akibat harga biji sawit anjlok.

Saat ini kata Ridwan (60) petani sawit di Baras, hanya dihargai Rp 475 perkilogram. “Harga ini masih kotor, sebab menutupi biaya operasional yang justru lebih besar,” tandas di Baras, Minggu (23/12/2018).

Menurut Ridwan, akibat anjloknya harga biji sawit tersebut, ada beberapa petani yang sudah menebang pohon sawit diganri dengan tanam jagung, yang harganya jauh lebih bagus daripada sawit.

Seperti diketahui secara menyeluruh petani swadaya terpukul akibat harga  jualnya rendah sementara biaya produksinya tinggi.

2 KOMENTAR

  1. Having read this I believed it was extremely enlightening. I appreciate you finding the time and effort to put this short article together. I once again find myself spending way too much time both reading and commenting. But so what, it was still worth it!|

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here