Laporan: Darmawan

Pasangkayu, 50detik.com- Terkait keberadaaan PT. Pasangkayu yang merupakan anak perusahaan Astra Agro Lestari Selebes Satu (C1) Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat yang sering disoal oknum. Kepala Suku Kaili Inde Panggo membantah dan mengatakan, keberadaan perusahaan sawit itu, sangat membantu masyarakat.

Kehadiran perusahaan sawit ditengah-tengah masyarakat di daerah perbatasan Donggala-Pasangkayu tepatnya di Desa Ngovi, Kecamatan Rio Pakava ini, telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan Ekonomi masyarakat disana.

Seperti apa kehidupan masyarakat disana. Wartawan 50detik.com mencoba memantau langsung kehidupan masyarakat dan mewawancarai masyarakat suku asli disana. Kepala Suku Panggo memceritakan, kondisi kehidupan mereka dari tahun ke tahun, sebelum dan setelah perusahaan sawit masuk ke daerahnya.

“Perusaan masuk ke darah ini sekitar tahun 1990, dan waktu itu, masyarakat dan dengan perusahaan rebut awal masuknya perusahaan. Mereka meresa terganggu dengan banyaknya informsi  dampak buruk yang akan ditimbulkan perusahaan itu. Seperti  perusahaan hanya membawa orang-orang jauh bekerja di perusahaan itu, kita disini menjadi penonton” Terang Pongga kepada media 50detik.com

Kondisi mulai tenang, setelah perusaahan memberi bantuan bibit sawit. Namun penduduk asli disana belum sepenuhnya menanam, karena mereka masih khwatir sawit yang mereka tanam itu tidak membuahkan hasil. Dari tahun ketahun sebagian masyarakat  mulai menyesal, setelah melihat kerabat mereka kehidupnnya maju dari buah sawit mereka tanam bantuan dari perusahaan.

Tak hanya itu, masuknya perusahaan, akses jalan telah dibuka dan beberapa bantuan perusaan pun diberikan kepada masyarakat asli disana. Bantuan berupa rumah ibadah di desa mereka oleh pihak perusahaan. Bahkan masyarakat disana melanjutkan pendidikan anak-anak mereka hasil buah sawit itu.

“Kami sangat bersyukur dengan masuknya perusaan sawit di daerah kami, sebelum perusahaan ini masuk, untuk makanan setiap harinya, kami lebih banyak makan ubi jalar, ubi kayu dan lainnya hanya sesekali makan nasi.  Hadirnya perusahaan berlahan kondisi kehiduan mulai mengalami kemajuan perekonomian masyarakat ” Terang

Oleh karena itu, ia sering kali memberikan pengarahan kepada anak-anak muda dan masyarakat agar tidak terpengaruh dengan orang dari luar terkait issu miring terhadap keberadaan perusaan ini. “lihat jasa kehidupan masyarakat kita saat ini, lebih baik dari sebelumnya. Masyarakat disini banyak memiliki kendaraan roda dua maupun roda empat” Terannya

Di akhir wawancaranya, Panggo menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada perusahaan sawit, karena telah membawa harapan bagi hidupan masyarakat terhadap anak-anak mereka jauh lebih baik dari sebelumnya.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here