Ir. Supangat

Laporan : Suleman Dj. Latantu

BUOL 50DETIK COM.–Kepala.Dinas PUPR Kabupaten Buol, Ir. Supangat mengatakan, Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas PUPR, terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur peningkatan ruas jalan, baik didalam kota Buol maupun diluar kota.

Namun untuk tahun anggaran 2021,pihaknya masih fokus pada penanganan peningkatan beberapa ruas jalan diluar kota buol yang merupakan ruas jalan kantong produksi. Seperti halnya, ruas jalan Tayadun – Poongan Kecamatan Bokat, Mokupo – Mendaan Kecamatan Karamat, dan Butukan – Kodolagon.

Adapun anggaran untuk peni
ngkatan ruas jalan tersebut, semuanya bersumber dari Dana Alokasi Khusus tahun 2021 “Jadi, dua tahun terakhir ini kita masih fokus penanganan ruas jalan diluar kota yang anggaranya bersumber dari DAK ” jelas Supangat kepada Media ini Kamis 26/8 di ruang kerjanya.

Selanjutnya penanganan infrastruktur perbaikan ruas jalan di dalam kota Buol untuk tahun 2021, menurut Supangat belum bisa diprogramkan. Hal itu disebabkan, karena belum ada alokasi ketersediaan APBD 2021 yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun sumber anggaran lainnya yang memungkinkan untuk membiayainya.

Karena APBD 2021 yang bersumber dari DAU lanjutnya, pemanfaatannya masih fokus untuk membiayai pemulihan kesehatan nasional serta pemulihan ekonomi masya jlrakat akibat pandemi Covid 19, yang ketersediaan anggaranya melekat pada sejumlah OPD tehnis lainnya, seperti Dinas Kesehatan, Pertanian, Perindagkop, dan Dinas Perikanan,

“Dan untuk diketahui, alokasi ketersediaan anggaran Dana Alokasi Khusus tahun 2021, fokus penggunaanya hanya bisa dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan kantong produksi diluar kota Buol. Sedang penanganan ruas jalan didalam kota buol, tidak bisa menggunakan Dana Alokasi Khusus” jelas Supangat.

Dan untuk tahun.2022, penanganan perbaikan ruas jalan didalam kota Buol juga akan menjadi skala prioritas, terutama sejumlah ruas jalan yang kondisinya saat ini sudah rusak parah. “Khusus penanganan jalan didalam kota, tahun 2022, insallah bisa diprogramkan. Karena dalam Renja tahun 2022, ada Rp 2 milyar dana yang kita sudah persiapkan untuk dibahas di DPRD. Dan mudah mudahan, DPRD Buol bisa menyetujuinya” tandas Supangat