Kadis PUPR Buol Ir.Supangat saat berada di ruang kerjanya

Laporan : Suleman Dj. Latantu

BUOL 50DETIK. COM. Kepala.Dinas PUPR Kabupaten Buol, Ir. Supangat mengatakan, dalam tahun anggaran 2022, Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas PUPR telah memprogramkan rencana peningkatan infrastruktur jalan dalam Kota Buol, menyusul adanya sejumlah titik ruas yang kondisinya sudah rusak parah dan butuh penanganan serius. Seperti halnya ruas jalan di wilayah Bundo Kelurahan Leok 2 Kecamatan Biau serta sejumlah ruas lainnya yang dinilai tidak.layak lagi untuk dilalui kendaraan.

Penjelasan tersebut sekaligus menyahuti keluhan warga tentang kondisi jalan dalam kota yang sudah rusak.parah, menyusul adanya protes warga belakangan ini yang diekspresikan melalui aksi penanaman sejumlah jenis pohon pada badan jalan yang rusak.

“Untuk diketahui, sebelum muncul aksi protes warga yang mengeluhkan soal kondisi ruas jalan dalam Kota, secara tehnis kita sudah menyusun rencana program peningkatan jalan tersebut melalui APBD tahun 2022. Karena APBD tahun 2021, prioritas peningkatan jalan secara umum kita masih fokuskan pada program peningkatan jalan di luar Kota termasuk sejumlah ruas jalan kantong produksi lainya, jelas Supangat kepada media ini Rabu ( 4/1-2021 ).

Dan terkait dengan rencana program peningkatan jalan dalam Kota, lanjut Supangat, sebenarnya bisa dilakukan sekaligus tahun 2021. Namun karena keterbatasan anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Umum akibat penanganan dampak Covid 19, maka secara otomatis rencana program tersebut belum dapat dilaksanakan tahun 2021. Karena sebagian besar anggaran DAU tahun 2021 itu dialokasikan untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Ujar Supangat.

Dan alhamdulilah, untuk tahun.2022 pihaknya kata Supangat telah memprogramkan peningkatan jalan dalam kota Buol khususnya ruas jalan yang kondisinya sudah rusak parah. Dengan alokasi APBD sebesar Rp 2 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Umum “Dan alokasi anggaran sebesar itu, sebelumnya sudah disetujui DPRD melalui proses pembahasan APBD tahun 2022” jelasnya.

Dan selanjutnya, sambil menunggu jadwal waktu pelaksanaan anggaran kegiatan peningkatan jalan tersebut, menurut Supangat, saat ini pihaknya melakukan upaya antisifasi perbaikan sementara melalui penimbunan terhadap semua ruas jalan yang rusak dengan menggunakan fasilitas kendaraan dan peralatan lainnya pada Dinas PUPR

“Jadi, saya berharap masyarakat agar tetap bersabar menunggu waktu pelaksanaan perbaikan jalan secara permanen tahun ini dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2 Miliar” ujar Supangat menambahkan

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?
Reload Reload document
| Open Open in new tab

Download [281.81 KB]