PALU,50detik.com- Pasangan Calon Walikota Palu, nomor urut 3 Hidayat, terus melakukan kampanye rutin menyapa masyarakat melalui tatap muka, sesuai aturan KPU yang sudah ditetapkan. Pada kampanye tatap muka kali ini, Hidayat yang merupakan petahana calon Walikota Palu itu disambut antusias oleh warga yang ada di Kelurahan Lambara Kec. Tawaeli, Jumat (9/10/2020) sore.

Dalam sambutannya, Hidayat kembali menyinggung soal kawasan agro wisata yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Kota Palu kedepannya, untuk wilayah Tawaeli dan Palu Utara sebagai daerah agro wisata pusat pertanian di Kota Palu dan penyandang kawasan Ibu Kota Negara yang baru yakni di Kalimantan Timur pada tahun 2024.

“Insya Allah tahun 2021 itu, pemikiran saya Palu Utara dan Tawaeli menjadi pusat agro wisata,” kata Hidayat dihadapan masyarakat yang hadir.

Usai melakukan kampanye terbatas, calon walikota petahana, DR Hidayat, M.Si menyempatkan foto bersama dengan warga di Kelurahan Lambara, Kecamatn Tawaeli. foto-sukardi

“Saya berpesan kalau ada tanah-tanah yang kosong jangan dijual, karena Pemerintah Kota Palu akan memberikan bibit buah seperti mangga, nangka, alpukat, lemon cina, dan lain-lain untuk di tanamkan agar bisa tumbuh untuk dimanfaatkan dengan baik, dan hasilnya akan dirasakan juga kedepan” ajak Hidayat.

Hidayat menegaskan bahwa saat ini pemerintah sudah turun menginventarisir lahan-lahan yang tidur. Dirinya mengaku bahwa sudah berkoordinasi langsung dengan Kantor Badan Pertanahan Kota Palu.

“Alhamdulillah mereka respon dan menyetujui, bahwa lahan-lahan yang sudah masuk agrowisata itu akan dibuat sertifikatnya dan itu semua gratis. Dan yang menangani ini semua, adalah Bappeda Kota Palu selalu pihak mengkoordinir,” terang Hidayat, yang mendapatkan respon antusias tepuk tangan oleh warga Tawaeli.

Terkait hal itu, Hidayat mengatakan bahwa ada tiga Dinas yang mengkoordinirnya, ketiga dinas tersebut yakni Dinas Tata Ruang Kota Palu, dimana dinas tersebut berwewenang untuk mengukur (memetakan dimana semua lahan-lahan yang merupakan atau layak sebagai kawasan agrowisata tersebut).

Kemudian ada Dinas PU Kota Palu, terlebih kata Hidayat, pihaknya akan menganggarkan juga dalam hal infrastruktur jalan menuju kawasan agrowisata dan akan menyiapkan air.

Selanjutnya untuk Dinas Pertanian akan menyiapkan bibit buah-buahan yang dimaksud. Dirinya juga akan membentuk sebuah tim dari masyarakat yang ada di kecamatan Palu Utara dan Tawaeli untuk mengawal itu semua.

“Saya berharap, masyarakat Tawaeli dan Palu Utara membantu mewujudkan ini. Jangan terlambat, karena tahun 2024 atau 2025, pak Jokowi akan serius memindahkan ibu kota Negara ke Kalimantan Timur. Kalau kita mulai 2021, maka 2024 sudah berbuah apa yang ditanam,” pungkas petahana Cawali Palu itu.

Penulis:  Sukardi