Laporan: Yusuf Wempy

Palu, 50detil.com–Dalam upaya pengawasan penyaluran pupuk dan pestisida di kota palu tepat sasaran, Pemerintah kota palu melakukan rapat koordinasi komisi pengawasan pupuk dan pestisida bersama lintas sektoral.

Pertemuan dilaksananakan di ruang rapat Bappeda kantor walikota palu pada selasa 08-10-2019. Hadir pula Asisten 2 Pemkot Palu, Ir Singgih Budi Prasetyo, kadis pertanian dan ketahanan pangan kota palu Burhan Hamading, Kepala Bappeda kota palu Arfan, PPNS Dinas Pertanian dan Holtikultura Provinsi Sulteng, Umar.

Dalam hal ini, walikota palu yang diwakili Sekda Kota Palu H Asri SH mengatakan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk memberikan kontribusi positif dalam mewujudkan pelaksanaan distribusi pupuk bersubsidi dengan tepat sasaran dan merata di wilayah kota palu.

“Pemerintah sekarang ini fokus dalam peningkatan produktivitas dan komoditas pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan sebagai salah satu fundamental ketahanan nasional. Untuk mencapainya perlu dukungan dan sinergitas bersama meliputi pembenahan prasarana dan sarana produksi hingga ketersediaan pupuk dan pestisida dengan baik dan benar,” katanya.

Karena itu agar penyaluran pupuk dan pestisida di wilayah kota palu tepat sasaran, perlu dibentuk Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), yang berfungsi sebagai wadah koordinasi pengawasan pupuk dan pestisida.

Sinergitas Pengawasan Pupuk dan Pestisida bisa terwujud ketika seluruh stakeholders mempunyai komitmen bersama memajukan masyarakat kota palu, khususnya para petani. Mulai pengawasan pengalokasian, peredaran dan penggunaan pupuk dan pestisida bertujuan untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

“Sehingga pupuk dan pestisida dapat tersedia sampai ke tingkat petani secara tepat waktu, jumlah, jenis dan tempatnya dengan mutu yang terjamin serta harga yang terjangkau,” terangnya.

Pengawasan penyaluran pupuk dan pestisida dilakukan dengan pemantauan secara intensif dan terus melakukan monitoring dan evaluasi ke lapangan oleh Tim KP3.

“Tim KP3 harus melaksanakan pembinaan kepada toko, kios pengecer agar distribusi pupuk bersubsidi dapat dipertangungjawabkan sesuai dengan ketentuan yang ada,” jelasnya.

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here