PSMTI Sulteng, Wijaya Chandra menyarahkan APD untuk para tenaga medis yang diterima langsung Direktur RS Anutapura Palu, dr Herry Mulyadi.(foto: wijaya chan
PSMTI Sulteng, Wijaya Chandra menyarahkan APD untuk para tenaga medis yang diterima langsung Direktur RS Anutapura Palu, dr Herry Mulyadi.(foto: wijaya chan

Laporan: Andi Amal (baca: www.sulbarpers.com)

Palu, 50detik.com- Terbatasnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis rumah sakit maupun puskesmas telah menimbilkan kekhawatiran tersediri dalam penanganan pasien Covid-19.

Keterbatasan APD ini terjadi diseluruh daerah, termasuk di Palu, Sulawesi Tengah.Merspon hal tersebut, banyak organisasi sosial kemasyarakatan ikut berpatisipasi dengan memberikan donasi atau bantuan APD untuk tenaga medis dan pasien.

Salah satunya adalah perkumpulan marga Tionghoa yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sulteng.

penyerahan bantuan. foto: wijaya chan

Ketua PSMTI Sulteng, Wijaya Chandra mengatakan, sejak Virus Corona atau Covid-19 masuk ke Indonesia, termasuk Sulteng, timnya sudah mendonasikan sejumlah APD untuk tenaga medis di seluruh rumah sakit yang ada di Palu.

‘’Tahap pertama lalu, bantuan APD kita serahkan ke RS Anutapura yang diterima langsung Direkturnya dr Herry Mulyadi. Selanjutnya ke RS Undata, RS Bala Keselamatan Woodward, dan rumah sakit lainnya,’’kata Wijaya.

Demikian pula di beberapa Puskesmas. Bahkan PSMTI Sulteng juga menyerahkan bantuan sejumlah APD di RS Buol dan Tolitoli dan beberapa daerah lainnya di Sulteng.

Bantuan yang diserahkan selama ini kata pemilik milenium gym dan waterpark di Palu ini, dilakukan secara bertahap karena minimnya stok yang ada di Palu.

Sementara pengiriman barang dari luar juga mengalami kendala sejak Covid-19 ini. Tapi sampai saat ini, hampir semua rumah sakit di Palu dan beberapa kabupaten lainnya sudah disalurkan.

‘’Bantuan itu kita salurkan ke seluruh rumah sakit dan puskesmas yang ada di Palu. Semua ini kita lakukan untuk membantu para tenaga medis agar terlindungi sebagai garda terdepan melawan Covid-19,’’kata Wijaya Chandra.

Selain APD lanjut Wijaya Chandra, PSMTI Sulteng juga menyalurkan beberapa bantuan lainnya, seperti handsanitizer, disinfektan, masker, baju hazmat, sepatu booth, sarung tangan dan jas hujan.

Ketua PSMTI Sulteng berharap, bantuan itu bermanfaat demi menjaga keselamatan para tenaga medis maupun tim terdepan lain dalam penanganan Covid-19.

Dalam kesempatan berbincang dengan wartawan, Wijaya Chandra juga menyampaikan beberapa program dan kegiatan yang dilakukan terkait dengan misi utama PSMTI.

Sebelumnya, saat Pasigala dilanda musibah gempa bumi dan tsunami 28 September 2018 lalu, PSMTI juga ikut berpatsipasi menyalurkan bantuan.

‘’Khusus menghadapi wabah Covid-19 ini, kita juga memberdayakan teman-teman disabilitas untuk berkarya. Kita beri mereka tiga unit mesin jahit beserta modal kerja.

Mereka menerima pesanan masker kain, yang sejak virus ini mewabah menjadi langka. Program ini sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat bawah, termasuk penyandang disabilitas,’’bebernya.(***)

Penulis: Andi Amal/Sulbarpers.com
Foto: FB Wijaya Chan