Kondisi pemukiman warga di pesisir Kota Luwuk Kabupaten Banggai, yang dihanyam gelombang (28/1)

Laporan Mulyadi T Bua
LUWU,50detik.com-Warga Kota Luwuk dan sekitarnya, khususnya yang mendiami kawasan pesisir pantai seminggu terakhir ini kuatir akan adanya gelombang besar yang mengancam pemukiman mereka.
Hari ini sekira pukul 13.20 Wita di Kelurahan Maahas dan Simpong, gelombang besar mengahantam pemukiman warga. Tanggul di sepanjang bibir pantai di wilayah itu tak sanggup membendung gelombang sekira 2 meter. Akibatnya perahu nelayan yaang ditambat ditempat itu mengalami kerusakan, bahkan ada sejumlah rumah yang mengalami hal yang sama.
Salah seorang warga Kelurahan Simpong yang mengaku bernama Risno (40) kepada media ini (28/1) mengatakan, gelombang besar yang diseratai angin kencang itu, sudah sejak tiga hari terakhir ini tak kunjung berhenti.
“Yang paling parah terjadi hari ini, gelombang setinggi 2 meter memporak-porandakan kawasan tersebut. Sehingga banyak perahu nelayan setempat mengalami kerusakan,” paparnya.
Dengan adanya fenomena alam seperti gelombang tinggi yqng terjadi saat ini, warga pesisir berharap kepada pemerintah untuk segera mengantisipasi hal itu.
Warga berharap agar sepanjang bibir pantai, pemerintah segera merevitalisasi tanggul dan membuat pemecah ombak.
“ Kami berharap kepada pemerintah untuk segera mewujudkan keinginan warga. Agar kami tidak kuatir lagi, pemukiman kami rusak akibat gelombang besar seperti yang terjadi hari ini,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here