Kampung NU di Tavanjuka Palu (foto:ist)

Laporan: Rahmat Pratama

Palu, 50detik.com—Ketua Tanfiziyah Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sulteng, Drs H Abdullah Latopada, MPd ikut memberi perhatian terhadap upaya percepatan pemulihan kondisi Palu, Sigi dan Donggala dari dampak gempa tsunami dan likuifaksi.

Ini ditunjukkan dengan sikap proaktif dalam membantu korban bencana di tiga daerah tersebut dengan membuka Pos NU Peduli Gempa Sulawesi Tengah.

Pos ini, katanya, sebagai media untuk membangun komunikasi dengan berbagai pihak dalam rangka mewujudkan sikap kepedulian kemanusiaan terhadap korban gempa. ‘’Membantu korban gempa merupakan bentuk komitmen kemanusiaan,’’ sebut Latopada.

Menurut Latopada, dalam hal kemanusiaan tidak mengenal berbagai sekat, baik agama, suku, atau pun negara.

‘’Melalui NU Peduli, pihak PBNU juga telah mengirim bantuan donasi kemanusiaan, dan relawannya dari berbagai lembaga dan Banom yang ada di lingkungan NU. Para relawan diterjunkan ke lokasi-lokasi terdampak gempa,’’ sebut mantan Kakanwil Kemenag Sulteng itu.

Disebutkan,bantuan donasi kemanusiaan untuk Palu dan Donggala baru terkumpul 2,5 milliar.

“Ini bagian dari komitmen NU dalam upaya meringankan beban-beban saudara-saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala,” jelasnya.

Ia berharap, bantuan dari berbagai pihak terus berjalan. Sebab, lanjutnya, dalam proses pemulihan memerlukan bantuan yang sangat besar.

Dikatakan, salah satu bentuk keseriusan dalam membantu percepatan kondisi Pasigala, membangun ‘kampung NU’ di Tavanjuka Palu untuk menjadi pemukiman sementara warga yang kehilangan tempat tinggal.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here