Laporan : Mulyadi T Bua

Bangkep50detik.com-Penyebaran virus Corona sangat berdampak pada dunia pendidikan. Siswa sengaja di liburkan agar mereka dan pelaku pendidikan lainya tidak terpapar virus pandemik itu.

Untuk mengantisipasi dampak itu, mulai hari ini Senin (13/4/2020), Pemerintah Indonesia, melalui Kemendikbud meluncurkan program belajar di rumah melalui siaran TVRI.
Dikutip dari situs www.guru-id.com disebutkan, kepada para guru dan orang tua dapat berperan aktif untuk menyukseskan program tersebut. Ini dimaksud agar peserta didik mendapat bimbingan belajar yang efektif.

Dilaman Guru-id.com, pula akan difungsikan untuk berbagi jadwal pelajaran untuk semua jenjang. Mulai dari tingkat PAUD, SD, SMP sampai SMA, sementara untuk SMK belum dapat di informasikan karena belum ada petunjuk atau informasi dari situs resmi Kemendikbud RI.
Program pemerintah itu, tentu sangat efektif agar para siswa mendapat asupan pelajaran, setelah hampir tiga pekan vakum.

Salah seorang Guru SMPN Satu Atap Okulo Kecamatan Buko, Banggai Kepulauan Sulteng, Roisten Laona kepada media ini menyampaikan rasa syukurnya karena dengan adanya program tersebut, dapat menstimulus semangat belajar siswa.

Sayangnya program itu di Banggai Kepulauan tidak semulus seperti apa yang diharapkan.

“Jika proses belajar di tivi dilakukan pada siang hari, dapat dipastikan sebagian besar sekolah di pelosok tidak dapat terlaksana. Pasalnya listrik pada siang hari di beberapa wilayah di Bangkep, padam. Ini yang menjadi kendalanya,” imbuhnya.

Kondisi seperti itulah yang dicarikan seperti apa solusinya. Agar siswa tetap mendapat asupan materi belajar.

Terpisah Ketua Komisi I DPRD Bangkep Irwanto T Bua, sangat mengapresiasi program belajar tersebut. Hanya saja pemerintah dalam hal ini Dinas Dikbud Bangkep perlu sosialisasikan program itu. Kemudian mengevaluasi seperti apa progres maupun kendala yang terjadi pasca pemberlakuan program itu.

“Program ini sangat penting untuk dunia pendidikan di Bangkep, olehnya itu seluruh komponen pendidikan di daerah ini dapat berperan aktif. Kami di dewan mengapresiasi dan memberi sokongan kepada Pemda dalam mengantisipasi jika ada kendala yang menghambat program itu,” tandasnya.***