Laporan : Mulyadi T Bua/*

Luwuk50detik.com-Persoalan krisis energi, khususnya pemenuhan listrik di Kabupaten Banggai, masih sedikit terkendala pada kapasitas pembangkit listrik yang belum memadai.

Hal itu kemudian menjadi agenda besar beberapa pihak untuk dibenahi. Tak ketinggalan pula Calon Bupati Banggai Amirudin Tamoreka yang menseriusi kasus itu.

Politisi NasDem Banggai Suparno, berpendapat jika Amiruddin Tamoreka-Furqanudin Masulili diperkenankan rakyat untuk menakhodai daerah ini, persoalan energi khususnya kelistrikan akan menjadi program yang kemudian direalisasikan.

Suparno Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Banggai ini, Paslon AT-FM memiliki pengalaman terkait kelistrikan. Sebab Haji Amir ketika merintis bisnis di Ogan Hilir dan Kutai Kartanegara, pernah melakukan terobosan atas pemenuhan listrik di daerah tersebut.

“Haji Amir seperti apa menyelesaikan persoalan listrik di Kabupaten Banggai. Itu berdasarkan pengalamannya di Ogan Hilir dan Kutai Kartanegara. Di sana sebelum masuk perusahan miliknya ketersedian listrik masih terbatas,” ujar Suparno belum lama ini di kantornya.

Dia menambahkan, daerah ini memiliki potensi yang lebih besar dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat kenapa hal itu tidak dimanfaatkan.

“Karena itu kolaborasi dua tokoh ini bisa menyelesaikan persoalan listrik yang sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan penerangan jalan mulai dari Rata hingga Balingara,” katanya.

Tak hanya dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Banggai. Ke depannya tambah Suparno, Kabupaten Banggai akan menjadi daerah penyuplai listrik untuk daerah-daerah tetangga.

Selain PLTG yang dibangun di dataran Batui, Banggai juga memiliki potensi pembangkit listrik seperti yang ada di Desa Salodik, Kecamatan Luwuk Utara, yang diprediksi bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat, mulai dari Kecamatan Pagimana hingga Bualemo.

“Jika potensi energi termanfaatkan dan bahkan surplus, tidak menutup kemungkinan dengan mendirikan usaha milik daerah di bidang energi. Perusahan daerah itu bisa,” tandas Kade NasDem ini.***