Laporan: Rahmat

Palu, 50detik.com — Tidak kurang dari duaratus limapuluh Jamaah Calon Haji Kota Palu Sabtu 1 Pebruari 2020 ikut serta dalam sosialisasi istitha’ah kesehatan haji yang digelar pusat kesehatan haji Jakarta di asrama haji Palu, terkesan dengan nada dan dakwah haji.

Peserta sosialisasi dan manasik terkesan sangat terhibur, pasalnya selain dakwah haji yang disampaikan kepala pusat kesehatan haji DR. Dr. H. Eka Yusuf Singka M. Sc, kepala dinas kesehatan kota palu dr. H. Huzaemah dan kakanwil kemenag sulteng yang diwakili kepala bidang haji dan umroh H. Lutfi Yunus S. Pi. M. Pd , hadir pula wakil walikota palu Sigit Purnomo Said. SAp yang akrab disapa Pasya Ungu.

Bagaimana gawean ini tidak terkesan “nada dan dakwah “dalam sambutanya selaku pemerintah kora Palu Sigit purnomo “Pasya”Said yang juga vokalis band ungu melakukan kolaborasi pesan hajinya dengan lantunan ayat ayat suci Alqur’an dengan suara merdunya sebagaimana kebiasaan pasya saat show di panggung band ungu, tak ayal sejumlah peserta sosialisasi dan manasik sangat terpukau bahkan sangat senang dengan kolaborasi yang ditunjukan.

Sumiati Amir Nado, salah satu calon haji 2020 asal KBIH Babussalam mengatakan “bagus kalau model manasik disertai seni”bisa menarik simpati dan perhatian peserta, bahkan menambah semangat dan minat peserta untuk ikuti manasik.

Selain pasya Dr. Eka Yusuf Singka dalam paparanya menjelaskan pentingnya wawasan kesehatan haji dimiliki jamaah, menjalankan ibadah haji di tanah suci butuh fisik yang kuat.

Olehnya segala bentuk preventif kesehatan seperti melakukan pemeriksaan kesehatan sejak awal, menjaga pola makan sehat dan sering berolah raga adalah hal yang sangat penting dilakukan oleh calon jamaah haji sehingga dalam tes kesehatan menjelang pelunasan seluruh calon jamaah dinyatakan sehat dan istitha’ah dan dinyatakan layak diberangkatkan.

Demikian pula di Arab Saudi jamaah haji hendaknya disiplin dalam menjaga kesehatanya, puncak haji di Mekkah sekitar bulan Agustus nantinya bertepatan dengan musim panas dgn suhu rata rata 40-43 derajat celsius.jamaah harus membiasakan untuk sering minum, selalu menggunakan alat pelindung diri(APD) dan tidak memaksakan melakukan aktifitas diluar rukun haji yang diwajibjan.

Dalam kesempatan tersebut lutfi yunus selaku kepala bidang haji dan umroh kemenag sulteng menjelaskan beberapa kebijakan pemerintah dalam hal layanan haji dan umroh yang ditetapkan secara tehnis oleh . kementerian agama, terutama adanya inovasi layanan haji Sebagaimana tertuang dalam UU no. 8 tahun 2019 dan break down program inovasi penyelenggaraan haji oleh DR.H. Nizar Ali selaku dirjen PHU pusat antara lain dilakujan penguatan dalam bidang pembinaan ibadah dan kesehatan melalui manasik haji, peningkatan layanan transportasi, akomodasi, konsumsi dan kesehatan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, semua itu dilakukan dengan harapan untuk mencapai target kemandirian dan ketahanan jamaah.

Sementara itu ketua panitia drg. H. Lutfiah Syahabuddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga dilaksanajan dalam rangka sosialisasi permenkes no. 15 tahun 2016 tentang kesehatan haji.

Selain itu kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu dan terintegrasi melibatkan pemerintah daerah serta kementerian agama. Ketika dihubungi via telphon drg. Lutfiah sangat setuju jika sosialisasi dan manasik haji selalu dilakukan dengan kolaborasi seni dalam bentuk “nada dan dakwah haji” tambahnya.

Sumber: lut. PHU Sulteng