Palu,50detik.com– Masih banyaknya permasalahan dan tantangan yang dihadapi BKKBN sehingga salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperkuat kemitraan. “BKKBN tak bisa jalan sendiri. Tentu perlu dukungan kemitraan. Salah satunya adalah dari DPR” Kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Maria Ernawati, MM membuka kegiatan

Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat – Republik Indonesia (DPR-RI) Drs. H. Anwar Hafid, M.Si yang diwakili Tenaga Ahli Mohammad Taufan kendati ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ia mengingatkan agar masyarakat tetap meningkatkan pola hidup bersih dan tetap menjalankan protokol kesehatan 3M
” Pak Anwar berpesan kepada bapak/ibu agar beradaptasi dengan tatanan dan kebiasan baru dengan melakukan hal positif dan perilaku 3M agar tetap produktif ,” ujarnya.

Dilanjutkan Kapus diklat BKKBN Dra. Lalu Makripudin, M.Si, ia mengajak pasangan usia subur (PUS) di Kota Palu untuk melakukan perencanakan dalam kehidupan berkeluarga dimulai dari merencanakan pernikahan dan tetap ber-KB menggunakan alat dan obat kontrasepsi

Ia menekankan untuk menghindari pergaulan bebas dan mengontrol aktivitas anak dalam penggunaan teknologi informasi
” Hindari menikah karena bencana, tekankan pada remaja untuk menghindari pergaulan bebas, jika menggunakan hp (smartphone) awasi mereka” Imbaunya

Ia pun menyarankan Usia ideal menikah 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun bagi laki-laki atas pertimbangan dari sisi kesehatan dan psikologi
“Semakin muda anak menikah semakin besar kemungkinan untuk bercerai, segala sesuatunya harus direncanakan” Tegasnya yang diikuti kata setuju dari peserta

Hal itu disampaikannya pada Sosialisasi Advokasi dan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (AKIE) Program Bangga Kencana bersama mitra Selasa (8/12) A2020 di rumah dataku Kampung KB Lorong Bakso Kel. Besusu Barat kec. Palu Timur

Hadir dalam sosialisasi ini Katrin A. Ponomban, S.Sos, .M.Si. Plt. Kepala Dinas pengendalian penduduk dan keluarga berencana (DP2KB) Kota Palu yang mengajak masyarakat menerapkan 8 fungsi keluarga, Kepala Bidang (Kabid) pengendalian penduduk, penyuluhan dan penggerakan DP2KB Kota Palu, I Komang GD Woliantara S, SKM.,MM.,M.Kes Ketua RT lorong Bakso Pak Untung dan pengelola Pokja Kampung KB

SUMBER: HUMAS BKKBN SULTENG