Laporan : Mulyadi T Bua
Bagkep50detik.com-Pedesaan merupakan wilayah yang banyak mengalami kesulitan akses terhadap air bersih.
Ketersediaan dana juga menjadi tantangan untuk keluar dari krisis itu.
Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) ada beberapa wilayah kecamatan yang justru pasokan air bersih sangat minim.
Kecamatan Bulagi, Bulagi Selatan, Buko dan Kecamatan Buko Selatan misalnya. Diwilayah itu sanggat minim pasokan air bersih.
Program pemerintah untuk mengentaskan kiris air bersih sudah dilakukan, namun hal itu belum maksimal. Kenapa? Karena keterbatasan anggaran.
Kondisi inilah yang kemudian menjadi perhatian serius
Risal Arwie Selaku Ketua DPRD Bangkep. Munurut dia,untuk mengentaskan krisis itu perlu pembiayaan yang cukup besar. Kebutuhan pendanaan sebesar itu, tentu melalui APBN maupun APBD, dengan sistem pembangunan fasilitas dan pengelolaan melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan usaha profesional.
Salah satu upaya yang efektif mengatasi persoalan itu adalah dengan mengoptimalkan potensi perusahaan air baik di pedesaan maupun perkotaan.
Dia menambahlan, terwujudnya harapan akan pengentasan krisis air diwilayah itu. Dalam kapasitasnya sebagai ketua DPRD Bangkep dan pimpinan partai Golkar akan melalukan terobosan dengan mendorong pembiayaan melalui institusi legislatif yang di nakhodainya.
“Tahun anggaran 2020 saya selaku ketua DPRD Banggai dan Fraksi Golkar sebagai perpanjangan tangan Partai dilegisllatif akan berupaya mendorong pembiayaannya,” ungkapnya.
Olehnya itu dia berharap agar masyarakat dapat bersabar.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here