Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Kadir Tangdiesak. S.Ag.MM, M.Ipol bersama Kapolres Mamuju Utara, Akbp Leo H Siagian SIK.M.Sc terjung langsung membagiakan 5.000 masker kepada pengendara di Bundaran Smart Pasangkayu

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Untuk mencegah penularan virus corona atau covid-19, TNI-Polri bagikan 5.000 masker ke sejumlah warga yang pengendara yang melintas di Buntaran Smart Pasangkayu pada Senin, 13 April 2020.

TNI-Polri berkomitmen melawan dan menghambat laju penyebaran covid-19 dengan cara membagikan masker ke seluruh warga yang melintas di Bundaran Smart Pasangkayu. Keseriusan TNI-Polri dalam melawan covid-19 itu ditunjukkan oleh dua institusi tersebut yang terjung langsung.

Dandim 1427/Pasangkayu, Letkol Inf Kadir Tangdiesak. S.Ag.MM, M.Ipol bersama  Kapolres Mamuju Utara, Akbp Leo H Siagian SIK.M.Sc terjung langsung ke lapangan untuk membagikan masker kesejumlah pengendara.

Turut hadir di kegiatan itu, Mayor Inf. Andi Ismail S.E (Kasdim 1427/Pky), Iptu Muh Nur, S. (Kasat lantas), Personil Kodim 1427/Pky dan Personil Polres Matra yang di perkirakan sekitar 20an personil di bagi Masker di Bundaran Smart Pasangkayu.

Menurut Kadir Tangdiesak bahwa kegiatan TNI- Polri dalam membagikan Masker,  merupakan salah satu bentuk kepedulian bantuan kemanusiaan atas pandemi Covid- 19 yang sedang terjadi di hampir seluruh dunia, termasuk di Indonesia, Khususnya di Kabupaten Pasangkayu.

“Masyarakat harus disiplin mengikuti anjuran pemerintah melawan dan mencegah penularan virus corona, maka kita harus disiplin dengan menggunakan masker untuk mencegah penularan covid-19” Tuturnya

Hal senada disampaik Kapolres Matra Akbp Leo H Siagian mengatakan, pembagian masker ini dilakukan untuk mengajak masyarakat patuh terhadap himbauan pemerintah. ” Kita mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan sesuai himbauan pemerintah, salah satunya menggunakan masker.” pangkasnya.

Pembagian masker oleh TNI-Polri tersebut  sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam melawan dan mencegah Covid-19 yang kini semakin meluas termasuk di Kabupaten Pasangkayu Sulawesi Barat.