KPU Pasangkayu ‘Goes To School’ Beri Pendidikan Politik Pemilih Pemula

Heriansyah, Anggota KPU Pasangkayu Div. Sosdiklihparmas & SDM

Pasangkayu,50detik.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu Goes To School memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula yang akan memasuki 17 tahun setahun kedepannya. Para siswa-siswi pun tanpak antusias mengikuti materi dari KPU dan Bawaslu.

“Meski pemilu akan berlangsung 2024 kedepannya. Namun sosialisasi untuk pemilih pemula penting dilakukan sebagai pendidikan politik bagi warga negara”Kata Heriansyah selaku Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Pasangkayu. Rabu, 26 oktober 2022.

Menurutnya, 1 tahun ke depan tepatnya  Februari 2024, siswa SMA tentu rata-rata sudah berusia 17 tahun atau lebih. Mereka sudah memenuhi salah satu syarat untuk mengunakan hak pilih dalam pemilihan umum dan pemilihan pemimpin.

Oleh karena itu, mereka perlu mendapat informasi melalui sosialisasi pendidikan pemilih pemula. Berkenan dengan itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasangkayu melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih segmen Pemilih Pemula yang bertajuk “KPU Goes To School“.

Tanpak siswa antusias menerima materi dari KPU dan bawaslu pada pendidikan politik Pemilih pemula

SMAN 1 Sarjo merupakan salah satu yang mendapatlkan sosialisasi pemilu. Kegiatan yang dilakukan dengan metode tatap muka ini diikuti sebanyak 50 orang siswa kelas XII yang berusia rata-rata 17 tahun atau baru akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu tahun 2024 mendatang.

Kepala Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Pasangkayu, Heriansyah menyatakan bahwa meski Pemilu baru akan berlangsung pada 2024, namun sosialisasi untuk pemilih pemula perlu dilakukan sebagai bagian pendidikan politik bagi warga negara.

Sementara itu Kepala SMAN 1 Sarjo, Saifuddin, S.Pd menyambut positif sosialisasi ini. Menurutnya kegiatan ini merupakan bagian dalam pembelajaran berdemokrasi berdasarkan Pancasila bagi generasi muda.

Kegiatan yang dilaksanakan mulai senin, Tgl. 24 hingga Sabtu, Tgl. 29 Oktober 2022 ini juga melibatkan Bawaslu Kabupaten Pasangkayu sebagai Narasumber dengan Lokus 6 (enam) Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, yaitu SMAN 1 Sarjo, SMAN 1 Bambaira, SMAN 1 Bambalamotu, SMAN 1 Pasangkayu, MAN 1 Pasangkayu, SMAN 1 Tikke Raya.

menurut Heriansyah materi yang disampaikan oleh masing-masing narasumber pada kegiatan “KPU GoesbTo School” Ini yaitu  Materi Peran Pemilih Pemula dalam Tahapan Pemilu thn 2024 dari KPU dan Materi dari Bawaslu yakni Modus Politik uang dan pencegahannya.

Dalam materinya Heriansyah memaparkan perlunya generasi muda memahami dan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu dan pemilihan serentak yang akan berlangsung serentak pada 2024.

“Sosialisasi pendidikan pemilih pemula ini penting. Para siswa perlu belajar berdemokrasi. Ini juga bagian dari pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPkn),” ungkapnya.

Generasi muda yang saat ini masih duduk di bangku SMA adalah calon pemilih pemula yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya. Usia mereka nanti akan mencapai 17 tahun atau lebih. Oleh karena itu, diharapkan nanti mereka akan berpartisipasi dalam pemilu dan pemilihan.

“Bentuk partisipasi di antaranya terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan, mengawasi setiap tahapan pemilihan, turut mensosialisasikan pemilihan, dan memantau hasil pemilihan. Mengecek data diri sebagai calon pemilih di KPU juga merupakan bagian dari partispasi yang bisa dilakukan warga negara, termasuk generasi muda,” tegasnya. (HR/*)

Pos terkait