Jakarta, 50detik.com– Akhirnya Kodam XXIII/Palaka Wira meliputi wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat terbentuk. Presiden Prabowo Subianto menunjuk Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar sebagai panglimanya.
Jonathan dilantik Presiden bersama 5 panglima Kodam baru lainnya, yakni: Kodam XIX/Tuanku Tambusai – meliputi wilayah Riau dan Kepulauan Riau diemban Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol – meliputi wilayah Sumatera Barat dan Jambi diemban Mayjen TNI Arief Gajah Mada, Kodam XXI/Radin Inten – meliputi wilayah Lampung dan Bengkulu diemban Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kodam XXII/Tambun Bungai – meliputi wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan diemban Mayjen TNI Zainul Arifin, dan Kodam XXIV/Mandala Trikora – berpusat di Merauke, Papua Selatan diemban Mayjen TNI Lucky Avianto.
Selain keenam panglima Kodam baru, Presiden Prabowo Subianto juga melantik dan mengukuhkan sejumlah pejabat TNI. Mulai dari Wakil Panglima TNI, tiga panglima pasukan elite di TNI.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan saat Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025). Diantara pejabat tersebut antara lain, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Panglima Kopassus (Pangkopassus) dijabat Letjen TNI Djon Afriandi, yang sebelumnya menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) TNI AD, Panglima Korps Marinir (Pangkormar) dijabat Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, yang sebelumnya menjabat Komandan Marinir (Dankormar), Panglima Korps Kopasgat (Pangkorpasgat) dijabat Marsekal Madya (Marsdya) Deny Muis, yang sebelumnya menjabat Komandan Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat), Pangkohanudnas dijabat Marsdya Andyawan Martono Putra.
Selain itu ada 3 Kepala Badan terdiri, Kepala Badan Logistik Pertahanan Marsekal Madya Jauhari lulusan Akabri 1990, Kepala Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan Laksamana Madya TNI Suko Dwi Antara lulusan Akabri 1992, Kepala Badan Cadangan Nasional Letjen TNI Gabriel Lema lulusan Akmil 1990.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan, keinginannya agar pertahanan Indonesia kuat di tengah situasi global yang tidak menentu.
”Indonesia tidak mau memihak blok mana pun, tapi karena itu, tidak ada pilihan lain, Indonesia harus punya pertahanan yang sangat kuat, dan untuk itulah hari ini saya melantik 6 Panglima Kodam baru, 20 Komandan Brigade baru, dan 100 Batalion Teritorial Pembangunan baru,” tandas Presiden Prabowo. (***)





