Poto Bersama Ketua DPRD Pasangkayu (Kiri) dan Anggota DPRD Herman Yunus (Kanan) bersama Pembina IKSAN Sulbar Abd. Lathief Syukriel Q.H S. S, bersama Biro Humas Pembangunan Pondok Ahmad Makbul, Afdal S Lajiwa (Tengah)

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Syaikh Zainuddin dan Ikatan Keluarga Santri (Iksan) pasangkayu, melakukan kunjungan sekaligus silaturahmi ke DPRD Kabupaten Pasangkayu, Senin (8/6/2020).

Kunjungan Pinpinan Ponpes yang diwakili oleh Pembina IKSAN Sulbar Abd. Lathief Syukriel Q.H S. S, bersama Biro Humas Pembangunan Pondok Ahmad Makbul, Afdal S Lajiwa, diterima langsung oleh Ketua DPRD Pasangkayu, Hj Alwiaty SH bersama Anggota DPRD Herman Yunus.

Usai pertemuan tersebut, Pembina IKSAN Sulbar Abd Lathief Syukriel, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan tersebut, semata-semata adalah kunjungan silaturahmi sekaligus meminta perhatian Pemda melalui lembaga DPRD untuk sarana berproses dan pengembangan seni santri DI Kabupaten Pasangkayu.

“Alhamdulillah, kami diterima lasngung oleh Ketua DPRD Pasangkayu, dan sangat merespons terkait pengembangan pesantren di daerah ini,” katanya.

Disebutkan bahwa kondisi beberapa Ponpes dip pasangkayu termasuk Ponpes Syaikh Zainuddin, memang sangat membutuhkan perhatian di bidang sarana dan prasarana seni dan olahraga.

“Olehnya itu, kami menyampaikan ini ke DPRD agar para kakak dan orang tua di DPRD bisa memperhatikan kami dalam pengembangan Ponpes di daerah ini, Kabupaten Pasnagkayu,” ucapnya.

Ditambahkan, dalam pertemuan yang berlangsung singkat ini, pihak Pimpinan Ponpes di Pasangkayu sangat berharap kepada sejumlah anggota DPRD Pasangkayu agar bisa ikut mendukung dan mensosialisasikan keberadaan sejumlah Ponpes dalam rangka tahun ajaran baru 2020-2021.

“Pondok pesantren dikab. Pasangkayu kami rasa sudah sangat memadai dan tak jauh ketinggalan daripada pondok-pondok yang terkemuka di sulawesi barat, tinggal bagaimana semua pihak bisa mensosialisasikan keberadaannya ataupun mendukung fasilatasnya baik dari kalangan masyarakat umum lebih khusus lagi dari sejumlah para anggota DPRD kabupaten pasangkayu, karna hakikat dari pondok pesantren adalah baitul ummah yaitu rumah ataupun wadah ummat berproses” ungkap Ustdz Lathief syukriel.