Kadin Sulteng Ikut Retret Di Magelang, Nur Rahmatu: Untuk Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Para Pimpinan Dunia Usaha

Palu, 50detik.com— Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tengah akan mengikuti Retret selama empat hari di Akademi Militer Magelang, 7-10 Agustus 2025.

Ketua Kadin Sulteng, Muhammad Nur Rahmatu, SE mengatakan Retret ini adalah agenda Kadin Pusat dan akan diikuti sekira 250 orang perwakilan Kadin se Indonesia.

Tujuannya kata Nur Rahmatu, untuk meningkatkan wawasan Kebangsaan para pimpinan dunia usaha. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menyikapi program pemerintah. Sebagai mitra, Kadin siap mendukung visi besar Presiden Prabowo Subianto menjadikan Indonesia sebagi negara yang mandiri dan sejahtera, menjadi negara yang kuat dan besar, ” kata Nur Rahmatu.

Nur Rahmatu menilai, Kadin sebagai sentra pembinaan dunia usaha, harus satu visi dengan program pemerintah. Membangkitkan ekonomi rakyat, sehingga program pemerintah dalam mewujudkan laju pertumbuhan ekonomi 8% bisa terwujud.

“Visi besar ini tentu tidak bisa terwujud kalau hanya dijalankan pemerintah saja, tapi harus melibatkan semua elemen, terutama para pelaku dunia usaha yang tergabung Kadin, baik di pusat maupun daerah,”ujarnya.

Menyadari kalau dunia usaha merupakan salah satu elemen penting dan sangat strategis dalam mendukung ketahanan ekonomi bangsa, Nur Rahmatu menilai agenda retret ini sangat penting untuk menciptakan kebersamaan dan semangat gotong-royong dan atau kolaborasi antara semua pihak.

Nur Rahmatu mengatakan retret dimaksudkan untuk meningkatkan kebersamaan, soliditas pengurus dan anggota Kadin sehingga menjadi pelaku usaha yang tangguh, pengusaha pejuang yang memiliki wawasan kebangsaan.

Beberapa poin strategis dalam kegiatan ini diantaranya, menegaskan posisi Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan nasional, merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis praktik dunia usaha untuk ketahanan nasional, menyiapkan SDM dunia usaha dengan jiwa kejuangan, kepemimpinan dan wawasan Kebangsaan, menumbuhkan kesadaran geopolitik ancaman multidimensi terhadap usaha dan negara, serta menjembatani dunia usaha dan pertahanan dalam kerangka pertahanan nir militer.

Beberapa menteri akan, hadir sebagai Keynote Speaker maupun Stretigic Session, diantaranya Menko Pangan, Menko infrastruktur, Menko Polkam, Menko Ekonomi, Menteri Investasi, Menteri Pertahanan, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Badan Gizi Nasional, Menteri PPN/Bappenas, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian. Juga Menteri Politik dan Keamanan serta Menteri Investasi.

ADA OKNUM MENGAKU PENGURUS KADIN PUSAT AUDENSI DENGAN GUBERNUR SULTENG

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Kadin Sulteng dihebohkan dengan berita terkait adanya oknum mengaku utusan Kadin Pusat melakukan audensi dengan Gubernur Sulteng, Dr Anwar Hafid.

Namun pertemuan tersebut tidak diketahui Kadin Sulteng. Bahkan Ketua Umum Kadin Sulteng, Muhammad NurvEahmaty, SE tidak tahu menahu soal pertemuan tersebut.

“Secara organisasi maupun dalam struktur kepengurusan Kadin, tidak ada penugasan dari Ketua Umum Kadin Pusat mengutus pengurus atau anggota Kadin untuk audensi dengan Gubernur, kalaupun ada itu sifatnya liar dan bukan dari Kadin,” ujar Nur Rahmatu.

Menurutnya, Kadin Pusat tidak pernah mendelegasikan anggotanya untuk melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid.

“Kami sudah cek langsung ke Kadin Pusat. Teman-teman di Pusat menyampaikan tidak ada agenda ke Sulteng untuk audensi dengan Gubernur. Jadi pertemuan itu adalah bukan atas nama Kadin Pusat, ” ujar Muhammad Nur Rahmatu. ***

 

Pos terkait