Penulis :  Ferdinand Puahadi

 

POSO 50detik.com – Menindaklanjuti      Pemberlakuan  Pembatasan  Kegiatan Masyarakat (PPKM)  level 4  yang di kuatkan dengan surat edaran bupati  kabupaten Poso, terkait  pengaturan sistim mobilisasi masyarakat  untuk memperkecil penularan  covid 19   dengan penerapan social distancing bagi masyarakat Poso.

Mempercepat  sosialisasi  penyampaian  program    pemerintah daerah kepada   masyarakat. Maka  untuk kabupaten poso  telah  di bentuk   satuan kerja  (Satker)  gugus  tugas  covid  19   terdiri satker  kabupaten,  satker Kecamatan, Sampai satker tingkat desa. Gugus tugas tersebut kemudian   di dukung  dengan  pembentukan group  whatshapp penanganan Covid 19 di pimpin langsung dr. Verna  GM Inkiriwang  sebagai bupati sekaligus ketua gugus  Tugas    covid  19  di Poso.

Kerja –kerja  lapangan gugus  tugas  Covid  19  guna  meredam  penularan virus   telah  memporak porandakan  perekonomian  dunia ini, secara  bertahap  telah mendapatkan hasil  menggembirakan   dengan  penurunan  angka  jumlah  pasien yang terkonfirmasi positif covid  19.

Atas  hasil  demikian,  Bupati  poso memberi apresiasi kepada  masyarakat dan  tetap  mengingatkan  agar   jangan sampai  bersikap  eforia  berlebihan yang pada akhirnya  melalaikan  protokol kesehatan, 5 M  Menjaga jarak, Mengurangi mobilitas, Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan menjauhi kerumunan.

“Penurunan  angka  pasien covid 19  di daerah  adalah dampak langsung ketaatan  kita  menjalankan protokol kesehatan dengan baik.  Kami   sebagai pemerintah  menyampaikan terima kasih kepada  seluruh  masyarakat kabupaten poso  atas partisipasinya  melindungi  diri  dan orang  lain  dengan penerapan protokol  5 M ketika  melakukan   kegiatan  apapun,” Ujar  Bupati  Verna memberi  apresiasi dan support.

Sebagai  tindak lanjut   dari  PPKM  yang  masih di perpanjang  pemerintah pusat  sampai  20  September  2021  untuk wilayah di  luar pulau  jawa dan  bali.  Maka sejumlah  posko  covid  19 yang  telah  bertugas  selama ini  masih melakukan aktivitasnya  dengan  melakukan pengawasan  internal  melalui  posko  desa  bahkan  melakukan   operasi  yustisi  pada  beberapa  lokasi.

Salah satu  wilayah  yang melakukan  oerasi  yustisi  adalah desa  batugencu, Kecamatan lage. Tindak operasi  lapangan  berlangsung  Rabu, (8/9) 2021 itu  cukup menarik  perhatian karena   penindakan di pimpin  langsung  kepala  desa  setempat, bekerjasama dengan  aparat  TNI dan POLRI berlangsung  sangat ramah dan bersahabat

Penindakan  berlangsung  di wilayah tugas kepala desa Amsal Malewe  tersebut, melibatkan aparat TNI dan POLRI. Setiap yang terjaring  tidak  menggunakan  masker  di berikan  penyuluhan  kemudian di berikan  masker bagi  warga  yang tidak  memiliki  penutup  mulut  dan hidung.

Sejumlah  pengendara  sempat  di tahan  karena lalai menggunakan  masker mengaku sangat  senang dengan pola  penyampaian  yang  di berikan  aparat gabungan yang  bertugas  tepat di jalan  trans sulawesi.

“Kami memberikan hukuman  disiplin  berupa Push UP  bagi  anak  muda  yang sengaja  tidak menggunakan  masker. Setelah di beri pengarahan  oleh petugas  anak –anak itu  kemudian  dibekali dengan  masker. Adapun  bagi para orang tua kami  hanya  memberikan  pengertian agar  berpatisipasi  menjaga  kesehatan diri  sendiri  dengan  menjalankan  protokol  kesehatan dengan  baik,”  Terang  Kades  Amsal Malewe. Rabu, (8/9).