Sekertaris DPD Nasdem Pasangkayu, Karma (50detik.com/mawan)

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Sekertaris DPD Nasdem Pasangkayu, Karma akhirnya angkat bisara soal pengunduran diri pengurus lama partai Nasdem itu tidak ada larangan, karena jelas dari intruksi Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Nasdem adalah partai terbuka, siapapun bisa keluar dan masuk.

“Saya sebagai kader Nasdem, sangat menyayangkan langkah teman – teman pengurus lama dengan mengambil tindakan mundur dari partai,” Ungkap Karma saat menggelar konferensi pers di kediamannya, Senin, (07/09/2020) lemarin

Karma menegaskan, di kongkres Nasdem itu jelas telah di sampaikan ke tiap kader, bahwa persoalan rekomendasi itu tidak ada wewenangnya DPD, kecuali membuka pendaftaran, menjaring Bakal Pasangan Calon (Bapaslon), setelah itu di plenokan dan di serahkan ke DPW Provinsi lalu di bawa ke DPP.

“Di partai Nasdem memiliki 8 lembaga survey untuk mengukur tingkat proporitas dan elekbilitas setiap Bapaslon, DPD tidak diberikan kesempatan dalam menentukan siapa yang akan diberikan rekomendasi, jadi survey tertinggi itulah mendapat rekomendasi,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, pengunduran diri mereka, kami sudah mencium serta mengetahui pergerakan dan jauh hari sebelum melakukan konferensi pers sudah terpantau, sehingga DPW Sulbar mengintruksikan segera menyusun struktur baru di partai Nasdem. “Kami dari partai Nasdem telah menyusun struktur baru dan Ketua DPD Pasangkayu Andi Qusyairi telah dilantik beberapa pekan lalu di Mamuju,” terang

Terkait pernyataan eks Ketua DPD Nasdem, Amries Amier katakan di beberapa media online, bahwa 90 persen kader mundur, “Saya tegaskan itu sangat keliru, apalagi saat mereka melakukan konferensi pers itu beberapa orang saja yang hadir” Pangkasnya.

Politisi nasdem itu juga menegaskan bahwa, jika ada yang beranggapan mundurnya kader nasdem itu akan mengganggu langkah nasdem di pilkada itu sangat keliru.

“Penandatanganan surat pengunduran diri tersebut, itu karena kebersamaan mereka, namun masih ada teman – teman yang loyal di partai Nasdem, setelah menghubungi lewat telpon dan sebagian saya datangi,” ucapnya.