Laporan : Mulyadi T Bua

Luwuk50detik.com-Warga Adat Terpencil (KAT) Loinang, di Dusun Tombiobong Desa Maleo Jaya Kecamatan Batui Selatan Kabupaten Banggai Sulteng, menjadi ‘sasaran’ JOB Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori), dalam program pemberdayaan masyarakat (community development) dalam bidang Kesehatan, Pendidikan, pemberdayaan Ekonomi dan pelestarian Lingkungan.

Sejak tahun 2020, Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB Tomori) yang merupakan perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dibawah pengawasan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menjalin kerjasama dengan berbagai pihak. Untuk sektor pendidikan JOB Tomori mengandeng pengurus Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Banggai, untuk mewujudkan asa warga setempat agar menikmati kehidupan sosial yang layak, khususnya pendidikan dini.

Tadinya warga KAT Loinang hidup nomaden (berpindah-pindah), sesuai dengan kebiasaan mereka bercocok tanam, berburu atau mencari hasil hutan. Namun sejak beberapa tahun silam, pemerintah merelokasi mereka di Dusun Tombiobong, tujuan pemerintah itu lain untuk meningkatkan kehidupan sosial yang lebih baik. Kini warga KAT Loinang di Dusun Tombiobong tercatat 32 Kepala Keluarga (KK) 29 KK komunitas asli sedang 3 warga pendatang yang menetap disana.

Menyambut program pemerintah untuk meningkatkan kehidupan sosial masyarakat terpencil tersebut, JOB Tomori, memiliki kepedulian besar untuk mewujudkannya.

Hal tersebut dapat dilihat melalui program pemberdayaan masyarakat (community development). Program itu meliputi bidang Kesehatan, Pendidikan, pemberdayaan Ekonomi serta dan pelestarian Lingkungan. Termasuk program peningkatan kesehatan dengan pemberian asupan Nutrisi Tambahan Anak (NUTANAK) untuk mencegah stunting. Hal tersebut sejalan dengan program kerja Pemerintah Kabupaten Banggai untuk aksi integrasi Banggai Menuju bebas stunting.

Sektor pendidikan misalnya, JOB Tomori melakukan peningkatan kualitas pendidikan dengan membangunan fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tombiobong beserta sarana permainan edukasi anak-anak.

Untuk program pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan perusahaan yang bergerak pada sektor migas itu, memberikan peningkatan kapasitas masyarakat melalui edukasi dan fasilitasi perkebunan yang dibagi dalam dua kategori tanaman jangka pendek yaitu bawang merah dan tanaman jangka panjang yaitu lada.

Yudi Yanto, selaku ComDev Section Head JOB Tomori, saat pertemuan evaluasi program yang dirangkai dengan pemberian bantuan di Dusun Tombiobong Minggu (30/5/3021) dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya program-program tersebut diharapkan masyarakat KAT Loinang dapat terus meningkatkan kualitas kehidupannya, lebih mandiri memenuhi kebutuhan hidupnya dan berkelanjutan dalam jangka panjang untuk pengembangan kualitas generasi berikutnya.

“Rencana program kedepannya JOB Tomori akan terus melakukan pendampingan dan pemberdayaan kepada KAT Loinang dengan agenda program lainnya,” tandasnya.***