Kadis PUPR Kabupaten Buol Ir Supangat

Lapiran: Suleman Dj. Latantu

BUOL 50Detik Com. Puluhan warga yang selama ini.bermukim sekaligus membuka lahan perkebunan di sekitar ruas jalan Ranch Pajeko – Pinamula Kecamatan Momunu Kabupaten Buol, mengaku merasa kesulitan untuk memasarkan hasil produksi  perkebunanya ke Kota Buol.

Hal itu disebabkan, karena  ruas jalan kantong produksi  yang biasa mereka lalui selama ini,  kondisinya saat ini rusak parah. Dan belum ada upaya Pemkab Buol untuk melakukan pemeliharaan

Sejumlah sumber mengatakan,  untuk mengatasinya agar ruas jalan tersebut sedapat mungkin bisa dilalui kendaraan  roda empat untuk mengangkut hasil produksi panen jagung serta hasil perkebunan lainnya, sesama  warga terpaksa mengumpul dana dengan cara patungan untuk membeli meterial untuk menimbun badan jalan yang rusak. “Dan pengumpulan dana patungan itu sering dilakukan warga sesuai kesepakatan bersama” ujar mereka kepada media ini.

Ironisnya, meskipun sering dilakukan upaya penimbunan, namun hal itu tidak menjamin kalau kondisi badan jalan itu bisa lebih bagus. Malah sebaliknya kondisinya tetap kembali rusak parah apalagi jika musim penghujan. Bahkan  kerusakan itu  lebih diperparah lagi dengan adanya kegiatan motor cross yang dilakukan hampir setiap hari Minggu. Dimana badan jalan tersebut, juga dijadikan  sebagai arena ajang motor cross  oleh sejumlah oknum pejabat di daerah yang punya hobby melakukan kegiatan balapan motor  cross.

” Terus terang, sejumlah oknum pejabat yang sering melakukan kegiatan motor cross,  tahu persis bagaimana  kondisi badan jalan tersebut. Dan kami sendiri heran, mereka tau, tapi justru tidak ada perhatian dari pemerintah” ujar mereka menambahkan.

Sementara Kadis PUPR Kabupaten Buol Ir. Supangat mengatakan, ruas jalan Ranch Pajeko – Pinamula adalah jalan kantong produksi yang pembangunanya dibiayai oleh APBD Buol. Dan diakui, hingga saat ini belum dilakukan upaya pemeliharaan rutin “Untuk lebih jelasnya, secara tehinis silahkan konfirmasi langsung dengan Kabid Bina Marga” ujarnya kepada media ini melalui telpon.