POSO . 50detik.com. – Menyiapkan beberapa kawasan wilayah sebagai pusat pertanian dan agro wisata di kabupaten Poso.

Wakil bupati Poso, M. Yasin Mangun S. Sos. Telah mengundang tim ahli yang berkompoten pada bidang tersebut. Tujuanya adalah untuk menyiapkan rancangan pembangunan bakal masuk pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) Tahun 2022.

” Pemerintah daerah akan bekerjasama dengan para ahli di bidangnya guna memberi masukan terkait sistim yang tepat kita kita gunakan sehingga gelontoran anggaran bakal termuat pada rancangan pembangunan ( RPJMD) daerah benar – benar efektif dan menyentuh masyarakat di kabupaten poso,” tutur wakil bupati Yasin Mangun kepada media ini. Selasa, ( 13/4) 2021.

Di paparkan mantan direktur usaha dan Investasi Perusahaan Daerah ( Perusda) Provinsi Sulawesi Tengah itu. Bahwa pembangunan di kabupaten poso kedepan, pihak pemerintah akan mendorong program – program daerah harus berpatokan pada potensi wilayah.

” Kita mengambil contoh wilayah Lore dan Pamona. Jika melihat kondisi geografis dan prospek yang ada. Kedua wilayah tersebut sangat berpotensi pada bidang pertanian dan agro wisatanya. Dari kajian tersebut maka kita harus memadukan keduanya, sehingga berdampak ekonomi kepada masyarakat, kemudian menjadi peluang bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah ( PAD).” ujarnya.

Guna mempersiapkan rancangan di maksud. Sebagai langkah awal kata Yasin Mangun. Pemerintah harus memperbaiki infrastruktur dasar terlebih dahulu.

” Infrastruktur dasar yang saya maksud, seperti pemantapan jalan lintas kecamatan dan lintas desa. Kalau fasilitas ini telah memadai maka akan sangat menunjang kemudahan sirkulasi dan transportasi hasil produksi pertanian rakyat Poso.” Katanya.

Menindak lanjuti hal tersebut, wakil bupati Poso kemudian menyebut beberapa jalan pada beberapa di kecamatan lage, seperti ruas jalan Rato ombu, Buyung katedo, Majulea atas dan bawah. Kemudian ruas jalan Panjoka Uelincu ( Pamona Utara). Ruas jalan menghubungkan Wuasa ( Kecamatan Lore Utara) menuju desa Doda ( Kecamatan Lore Tengah) dan beberapa jalan lainya termasuk beberapa jembatan yang putus.

“Saya dengan bupati, sudah mempertimbangkan dan akan memprioritaskan bidang – bidang yang berkaitan dengan kebutuhan orang banyak. Selain memprioritaskan pembangunan poros jalan dan lembatan, kita juga akan berupaya agar terjadi pula pembangunan jalan kantong produksi di peruntukan bagi desa berpotensi pada bidang pertanian, termasuk wisatanya,” Jelas wakil bupati menguraikan rancangan kerja pemerintah daerah Poso.

Terpisah – Terkait pembangunan jalan di Lore. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Poso, Faidul Keteng. Telah menyampaikan lewat group onlne saluran aspirasi Masyarakat Poso ( PCC). Bahwa pembangunan ruas jalan di Lore. Sudah akan di mulai pada anggaran tahun 2021 dan berlanjut sampai dengan selesai.

“Untuk perbaikan jalan, kami sudah anggarkan 2021,” kata kadis Faidul Keteng menjawab keluhan masyarakat lore di group PCC. Fer