bupati dr. Verna GM Inkiriwang dan wabup Yasin Mangun. S. Sos, Sambangi para petugas dari dinas yang sibuk melayani masyarakat/ Bunga Desa 2021/ FOTO : Ferdinand Puahadi

POSO 50detik.com –  Salah satu  program unggulan paling di nantikan masyarakat Kabupaten Poso dari pemerintahan  bupati  dr. Verna GM Inkiriwang  dan wakilnya  M. Yasin Mangun. S.Sos. Adalah  pertemuan  dengan  warga dalam satu  kecamatan, pada  desa yang di siapkan sebagai lokasi pertemuan antara pemerintah daerah dan  masyarakat umum.

wabup Poso M. Yasin Mangun. S.Sos dan Bupati dr. Verna GM Inkiriwang ( berdiri membelakangi kamera sedang mengagumi kreasi produk UMKM kab. Poso./ FOTO :

Di tempat itu, bupati/wakil bupati  dan jajaranya,  akan  berkantor sehari penuh  di ruang  terbuka sekaligus  memberikan  pelayanan   kepada  masyarakat umum, pada  beberapa  bidang  penting kebutuhan rakyat Poso seperti pengadaan KTP, Kartu Keluarga (KK), Akte Lahir Anak, dan beberapa kebutuhan  dasar  masyarakat yang sering  terhambat  pengurusanya. Di tempat itu juga  masyarakat  mempunyai  ruang penuh  untuk  menyampaikan segala sesuatu  yang mejadi kendala di wilayahnya.

Falsafah  dasar dari program “Bunga Desa” Adalah keinginan  bupati  dr. Verna GM Inkiriwang dan wakil bupati  M. Yasin Mangun. S,Sos.  Menghilangkan sekat  jarak antara  pemerintah dan  rakyat  dalam membangun komunikasi  terkait  perwujudan  slogan  “Membangun Bersama, Sejahtera Bersama.

” Untuk apa kita menyatakan   “Membangun Bersama, Sejahtera Bersama”  jika hubungan dengan masyarakat  saja selalu di batasi  oleh protokoler  birokrasi. Program “Bunga Desa” ini   adalah  cara  kami   bersatu dengan masyarakat sekaligus  menjadi  sarana  kita semua  untuk saling memberikan  informasi atau  masukan tentang  sistim yang paling   tepat untuk  membangun tanah Poso  sehingga akan  terwujud  tentang  harapan  “Poso Tangguh Dan Terdepan  Di Sulawesi Tengah” Terang  bupati  perempuan  pencetus  Poso Tangguh tersebut.

suasana sibuk bupati/wakil bupati Poso pada acara bunga desa 2021 di desa Lena./ FOTO : Ferdinand Puahadi

Kata  bupati  Verna   bahwa  lahirnya  bunga desa ini, berawal dari  pemikiran dasar  dimana  masih banyak sejumlah masyarakat Poso  yang tidak melengkapi data keluarga hanya karena  ketiadaan fasiltas termasuk jauhnya jarak harus di tempuh belum lagi  biaya perjalanan harus di siapkan karena ingin  mengurus  KTP atau data  keluarga lainya.

“Hal-hal  seperti di sebutkan di atas, tampak sepele.  Tetapi  bagi  masyarakat pedesaan yang jauh dari kota sebagai pusat  pelayanan pemerintah, bukanlah  sesuatu yang mudah bagi mereka  apalagi kalau  belum memiliki  kendaraan memadai  termasuk biaya  perjalanan dan  penginapan  kalau  tidak punya keluarga di kota, pasti akan bermasalah. Dan inilah sesungguhnya  dasar utama  dari pemikiran kami sampai  lahir  ide  mendekatkan  pelayanan melalui  program “Bunga Desa”,” Beber  mantan  anggota  DPR – RI itu  menjelaskan.

Di ketahui, bahwa  program pelayanan terpadu  bunga Desa, akan  lounching  perdana  di Desa Lena, Kecamatan  Pamona  Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Pelaksanaanya pada  Senin, (15/11) 2021

Penulis : Ferdinand Puahadi