Laporan Ferdinand Puahadi

Poso, 50detik.com–Dr. H. Hidayat Lamakarate. M.Si dalam kapasitas sebagai sekretaris daerah (sekda) Provinsi Sulawesi Tengah mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menghindari perdebatan yang bersinggungan dengan isu keamanan.

Kata Hidayat, akibat dari penyampaian seperti itu telah berdampak besar terhadap paradigma umum terkait situasi daerah di Sulawesi Tengah.

“Poso telah menjadi indikator keamanan di Sulawesi Tengah. Dengan kondisi demikian maka saya minta kepada bapak ibu sekalian agar secara bersama sama kita harus menghilangkan asumsi bahwa Poso belum aman. Pendapat seperti ini sangat berdampak tidak baik bagi daerah kita sendiri,” papar Sekdaprov dalam sambutanya saat temu silaturrahim dengan masyarakat Kabupaten Poso ketika menghadiri perayaan HUT Kabupaten Poso. ke 125 Tahun. Rabu, 04/3/ 2020.

Selanjutnya Sekdaprov menyampaikan bahwa isu tersebut bila ditinjau dengan situasi yang ada, konteksnya sudah tidak relevan.

“Asumsi seperti ini bila kita padukan dengan keberadaan masyarakat sekarang sudah tidak tepat dengan situasi daerah kita saat ini,’ tuturnya.

Hidayat mengakui bahwa isu tersebut akhirnya menyulitkan daerah menarik dan meyakinkan investor luar untuk membangun usaha di Sulawesi Tengah. Pelaku pelaku ekonomi selalu takut dan kuatir bila diajak berusaha di Sulawesi termasuk Poso.

“Setiap kami mengundang para investor supaya datang melakukan investasi usaha di Sulawesi tengah, kami selalu terkendala dengar rumor berkembang bahwa daerah kita belum memiliki keamanan yang baik.” ujar pria memiliki gelar pendidikan sebagai Doktor ini.

Sekdaprov yang digadang bakal maju sebagai salah satu calon gubernur di Sulteng ini memaparkan bahwa kondisi wilayah saat ini sudah sangat baik bila dilihat secara sosial maupun tinjauan dari faktor lain.

“Sekarang jangan lagi kita terprovokasi dengan pendapat seakan daerah kita masih bermasalah. Sebagai pemerintah daerah kami juga meminta kepada semua pihak agar sejak sekarang mari kita bergandeng tangan membangun daerah sehingga tercapai ekonomi yang baik pada setiap elemen masyarakat. Yang kita butuhkan sekarang adalah bagaimana supaya terjadi sinergi pembangunan khususnya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan primer masyarakat seperti pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Himbauan yang luwes dari pejabat berpredikat eselon tertinggi pada jajaran birokrasi tersebut langsung mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari hadirin yang ada.

Ia dengan tegas mengatakan bahwa pihak pemerintah akan terus berupaya memberi perhatian kepada semua daerah di Sulawesi Tengah sehingga secara bertahap akan tercapai pemerataan serta keseimbangan pembangunan pada semua aspek yang ada.