Laporan: Darmawan

Pasangkayu, 50detik.com- Halo warga Pasangkayu perlu waspada. Saat ini, penyakit diaere (DBD) mulai mewabah, sejumlah anak-anak sudah menjadi korban dan masuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasangkayu.

Terkait dengan penyakit diare tersebut, ternyata berdampak pada penanganan yang sedikit lamban di RSUD Pasangkayu, hingga akhirnya salah seorang orang tua pasien anak yang terkena diare menyoal. Lantaran anaknya lambat dimasukkan keruangan sesuai permintaaanya.

“Saya merasa pelayan di RSUD Pasangkayu kurang maksimal seperti tidak ada penjelasan terkait kondisi pasien meskipun dalam padangan medis itu tidak berbahaya”, keluhnya Maslim Mursalim.

Maslim juga mengaku, untuk mendapatkan ruangan di RS ini ia harus menunggu sekiatar 10 jam atau mulai jam 5 pagi masuk sampai jam 15:00 sore baru bisa mendapatkan ruangan sesui permintaannya karena saat ini memang ruangan penuh pasien.

Persoalan ini dibenarkan Dirut RSUD Pasangkayu dr. Willy, dengan alasan ruang penuh, karena banyaknya pasien masuk dan beberapa ruangan belum bisa digunakan akibat gempa beberapa bulan lalu.

Ia  membenar adanya peningkatan pasien salah satunya pasien penyakit DBD sehigga beberapa pasien lambat dimasukkan karena ada enam ruangan tidak bisa ditempati akibat retak sejak diguncang gempa Palu yang mengakibatkan kerusakan bangunan RSUD Pasangkayu.

Oleh karena itu, pihaknya menyarakan agar dinas terkait dalam hal ini dinkes untuk melakukan fogging tidak hanya di halaman namun juga dalam rumah guna mengurangi nyamuk yang menjadi penyebab penyakit DBD. Sebab saat ini memasuki musim penghujan yang rentang serangan penyakit salah satunya DBD.

 

1 KOMENTAR

  1. Wow, incredible blog layout! How lengthy have you ever been blogging for? you make running a blog look easy. The full glance of your web site is magnificent, let alone the content material!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here