Suasana RDP DPRD Bersama Pemkab Pasangkayu dan Instansi serta OPD terkait lainnya di Ruang Aspirasi DPRD Pasangakyu Membahas Penanganan dan Pencegahan Covid-19

Laporan: Darmawan

Pasangkayu,50detik.com- Terkait penanganan dan pencegahan virus corona atau covid-19, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu dan OPD terkait menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP)  membahas upaya yang akan dilakukan dalam memerangi covid-19 di Ruang Aspirasi DPRD Pasangkayu  Senin (24/3) siang.

Dalam rapat RDP itu, dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu Alwyaty, SH yang dihadiri beberapa anggota DPRD, Sekertaris Daerah Dr. Firma bersama Staf Ahli dan Perwakilan Dandim 1427/Pasangkayu dan Polres Matra dan OPD terkait di Dinas Kesehatan, Perhubungan dan Camat Sarjo.

Di RDP itu, Alwiaty mengusulkan, penyemprotan covid-19 sebaiknya dilakukan menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar), ini dilakukan untuk mempercepat proses penyemprotan penularan covid 19 di seluruh wilayah Kabupaten Pasangkayu. “Mungkin sebaiknya penyemrotan itu menggunakan mobil pemadan kebakaran (Damkar)” Usulnya

Lanjut Alwiaty, sampai hari ini, penyemprotan masih menggunakan alat manual padahal di pasangkayu ini sudah memiliki mobil Damkar, beberapa daerah sudah menggunakan Damkar dalam penyemprotan. “Kenapa tidak kita gunakan itu saja, karena alat manual tidak efektif” katanya

Dirinya juga menyinggung,  terkait Alat Pelindungan Diri (APD) dan sanitiser, masker yang sangat dibutukan, untuk selalu disiapkan di dinas terkait, karena pemerintah daerah melalaui Tim Gugus Tugas Covid-19 selalu mendukung ketersediaan bahan tersebut.

Terkait langkah Tim Gugus Covid 19 yang di ketua Oleh Sekertaris Daerah Friman sudah mendirikan dua pos di wilayah perbatasan itu diapresiasi  Anggota DPRD atas langka cepat dilakukan pemerintah daerah terkait antisipasi penularan virus mamatikan itu

“Kami mengapresiasi langkah cepat oleh Pemerintah daerah mendirikan dua posko di wilayah perbatasan.” Ungkap Herman Yunus

Ketua Tim Gugus Covid 19, Firman menyampaikan, saat ini ada dua posko yang didirikan diperbatasan masuk wilayah pasangkayu, untuk melakukan pengecekan suhu tubuh para pengendara yang akan melintas masuk ke dalam Kota Pasangkayu.

Dalam RDP tersebut, Mantan Kepala Bappeda menyampaikan, beberapa langkah yang akan dilakukan dalam pencegahan penularan covid-19, salah satunya pembentukan ruang isolasi terhadap kareantina  Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Yang rencananya ditenpatkan di kamar mayat RS Ako. “Untuk mencegah Covid-19 di daerah ini, tidak ada jalan lain kita harus  menyiapkan ruang isolasi,” Tegasnya