Pasangkayu, 50detik.com — Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Pasangkayu menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) selama dua hari, Rabu hingga Kamis, 10–11 September 2025.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Rakercab kali ini digelar secara bergilir di empat zona strategis: Sarudu-Dapurang-Duripoku (SADADU), Bambalamotu-Bulutaba-Lariang (BABULA), Pasangkayu-Pedongga-Tikke Raya (PAPETI), dan Bambalamotu-Bambaira-Sarjo (BAMBARASA).
Rakercab ini diikuti oleh seluruh kepala desa se-Kabupaten Pasangkayu bersama jajaran pengurus DPC APDESI. Forum ini menjadi ruang penting bagi kepala desa untuk menyampaikan aspirasi, usulan program, hingga berbagai persoalan pembangunan desa yang dihadapi di lapangan.
Ketua DPC APDESI Pasangkayu, Nurdin M., yang juga Kepala Desa Kalukunangka, menegaskan bahwa Rakercab bukan hanya agenda tahunan biasa, melainkan ajang konsolidasi dan perjuangan bersama demi kepentingan desa.
“Apa yang disampaikan oleh para kepala desa akan kita kawal bersama, sehingga kebijakan yang lahir dari pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat desa,” tegas Nurdin dalam sambutannya.
Rakercab ini juga menjadi momentum evaluasi capaian program organisasi, pembahasan agenda strategis, serta penyusunan langkah-langkah sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.
Sekretaris DPC APDESI Pasangkayu, Arwin Rusdi, S.Sy., NL.P, menambahkan bahwa format Rakercab yang menyentuh seluruh zona ini mencerminkan semangat soliditas dan keseriusan kepala desa dalam memperjuangkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.
“Kami ingin memastikan bahwa suara kepala desa benar-benar terdengar dalam perumusan kebijakan pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ungkap Arwin.
Seluruh masukan dari forum Rakercab ini akan dihimpun dan dirumuskan menjadi rekomendasi strategis yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat. Dengan metode pelaksanaan berbasis zona, seluruh kepala desa dari berbagai wilayah, termasuk pelosok, mendapat kesempatan setara untuk menyuarakan harapannya.
Rakercab ini menjadi bukti nyata bahwa APDESI Pasangkayu tidak hanya hadir sebagai organisasi formal, tapi juga sebagai garda terdepan perjuangan desa di era pembangunan yang semakin kompleks.





