POSO, 50detik.com – Jelang penetapan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) Tahun anggaran 2025/2026.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Poso, telah melakukan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa dan kelurahan
Kegiatan tahunan tersebut, merupakan langkah strategis pemerintah daerah, untuk menyerap aspirasi masyarakat. Dengan harapan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD), dapat selaras dengan kebutuhan masyarakat Poso.
Sebagai kelanjutan dari Musrenbang tersebut. Giliran Desa Malei, Kecamatan Lage, yang melakukan hal serupa. Dan di hadiri langsung Yuliette I. M. Sebagai pimpinan Kecamatan Lage, kabupaten Poso.
Pada rapat desa tersebut, sejumlah program telah di sampaikan peserta, termasuk penyelesaian tapal batas wilayah dengan desa tetangga Tongko. Hal lain adalah pembangunan jalan kantong produksi sebagai akses transportasi masyarakat mengelola pertanianya. Yang tidak kalah penting adalah penyelenggaraan Badan Usaha Milik Desa (BumDes). Agar mampu berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakatnya.
Kades Desa Malei, Markus Lasirima bersama pendamping desa dari Kabupaten. Telah menampung semua masukan yang ada sebagai bahan pembahasan pada Musrenbang tingkat kecamatan sampai di kabupaten nantinya.
“Semua harapan masyarakat, kami akan tampung sebagai bahan penyusunan rencana Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa (APBDes) kedepan,” Jawab Kades Markus Lasirima di hadapan forum.
Usai pertemuan, camat Yuliette. Memberi apresiasi atas partisipasi masyarakat pada pertemuan untuk membahas masa depan desa, dan masyarakat yang berada di dalamnya.
“Saya sebagai perwakilan pemerintah daerah Poso. Menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya kegiatan dengan sangat baik, dan semua memiliki motivasi untuk membangun,” Kata Camat Yuliette memberi tanggapan. Rabu, (16/10/2025)
Pejabat yang selalu tampil dengan senyum khasnya itu menyebut, bahwa semua aspirasi yang telah di sampaikan. Merupakan acuan mereka ketika melakukan pertemuan berikutnya,
“Saran dan usul masyarakat Malei, bisa saya sebut sangat baik dan bermanfaat untuk kemajuan daerah kita kedepan,” Sebutnya lagi.
Ia juga mengatakan bahwa semua saran ataupun masukan dari masyarakat. Akan mengikuti jenjang pembahasan sampai ke tingkat kabupaten Poso nantinya,
“Semua timbang saran ini masih akan di godok melalui beberapa tahapan oleh pihak terkait. Kalau kami hanya memfasilitasi. Tetapi yang melakukan eksekutor adalah tim anggaran yang di kabupaten,” Tukas Yuliette menutup percakapan. (Fer)





