Palu, 50detik.com– Pandemi Covid-19 membawa berbagai perubahan salah satunya Pelaksaan Pendataan Keluarga yang ditunda hingga tahun 2021 dimana tata cara pelaksanaan tahapan yang harus menyesuaikan regulasi protokol pencegahan Covid-19.

Menyambut 4 bulan lagi pelaksanaan PK21, Perwakilan BKKBN Sulteng masif melakukan sosialisasi agar informasi yang tepat bisa tersampaikan salah satunya dengan dialog interaktif di radio

Bertemakan Pendataan Keluarga dari, oleh dan untuk masyarakat, Sabtu (5/12) Kepala Perwakilan Dra. Maria Ernawati, M.M menjadi narasumber di RRI Pro 1 menyampaikan mekanisme pelaksanaan PK 2021 dimana hasil Pendataan Keluarga berdasarkan by name by address ini katanya merupakan data mikro pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana yang bisa diakses oleh semua pihak
“BKKBN sangat terbuka dengan adanya data keluarga yang sangat detail ini dan diupdate setiap tahun, instansi lain dapat mengaksesnya” Jelasnya

Dihari yang sama Sabtu siang Koordinator ADPIN Muh. Rosni, SE., M.Si didampingi Kasubbid Data dan Informasi Indriani, SE berdialog menyapa publik nebula di 101 FM yang juga disiarkan secara langsung di facebook Nebula Radio

disampaikan Muh. Rosni, BKKBN melibatkan kader di setiap desa yang telah mendapatkan pelatihan untuk melakukan pengumpulan data kepada 700.895 Keluarga di Sulawesi Tengah

Sosialisasi terus berlanjut, Minggu (6/12), untuk pertama kalinya BKKBN Sulteng menyapa masyarakat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) di salah satu media publik nya radio Kayubura

Kaper Erna sebagai narasumber berharap dukungan kerjasama masyarakat Parimo dalam Pendataan Keluarga dengan menyediakan waktu dan menyiapkan dokumen yang diperlukan pendata ” ayo sama-sama kita sukseskan Pendataan Keluarga 2021, saya mohon masyarakat Parimo dapat memberikan jawaban yang benar dan jujur kepada kader pendata” Pintanya

SUMBER: HUMAS BKKBN SULTENG