Pasangkayu, 50detik.com- Kementerian Agama Mamuju Utara Kabupaten Pasangkayu menegaskan  akan memberi sanksi ASN yang tidak masuk pada hari pertama kerja pasca libur lebaran. Didapati 3 (tiga) ASN tidak masuk hari pertama kerja akan diproses untuk diberi sanksi sebagai efek jera buat yang lainnya agar tetap menjaga kedisiplinan kerja.

Infeksi Mendadak (Sidak) pasca libur lebaran ini sudah menjadi agenda tahunan pemerintah baik pusat maupun daerah termasuk di kabupaten paling utara Sulbar yaitu Kantor Kemenag  Matra hari pertama kerja juga melakukan Sidak dilingkup Kemenag dan KUA di 12 kecamatan.

Kepala Kemang Matra, H. Mustafa Tangngali, S.Ag,. MA menegaskan, ASN yang tidak masuk hari pertama kerja tampa alasan yang jelas kami akan proses sesui dengan atauran yang dilanggarnya. Hal ini disebutnya sebagai efek jera yang lainnya agar tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Dari hasil sidak yang dilakukan di Kantor Kemenag dan KUA didapati sedikitnya terdapat 3 (tiga) ASN tidak masuk kerja dihari pertama pasca idul fitri 1440 hijiriah. Namun tidak menyampaikan nama ketiga ASN tersebut. disebutnya ketiga ASN ini akan diproses alasan mereka tidak masuk kantor.

“ASN beralasan sakit demam biasa bersangkutan akan diberi sanksi sesui dengan aturan dilanggarnya. Salah satunya sanksinya tidak dibayarkannya tunjangan kinerja. Ini sebagai pemberian efek jera terhadap ASN yang tidak masuk di hari pertama kerja” Tegasnya

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada para  ASN lingkup Kemenag dan KUA dan sekolah-sekolah di kecamatan untuk terus memperbaiki kinerja dan kedisiplinan  agar lebih baik dalam menjalankan tugas sehingga kedepannya ASN tidak ada lagi yang melanggar aturan kedisiplinan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tetang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang mengatur ASN yang melanggar akan dijatuhkan sanksi  teguran lisan, tertulis, penundaan kenaikan pangkat dan gaji hingga sanksi pemberhentian.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here