Laporan : Ferdinand Puahadi
POSO, 50detik.com – Sejumlah pejabat daerah baik dari Provinsi, maupun Kabupaten, telah hadir di Desa malei, kecamatan lage, Kabupaten Poso. Kehadiran mereka adalah untuk mengikuti ritual sakral bagi umat nasrani, berupa pentahbisan rumah ibadah di beri nama gereja Efrata Malei. Rabu, (20/8/2025).

Diantara para petinggi yang hadir diantaranya; ketua umum (Ketum) Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Pendeta Djadaramo Tasiabe. Bupati Poso, Verna GM Inkiriwang. Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Sony Tandra. Dan beberapa tamu undangan baik dari DPRD Kabupaten Poso, maupun forkopimda.
Sebelum diadakan ibadah puncak, terlebih dahulu dilakukan pembukaan pamflet gereja yang terpajang tepat di pintu masuk rumah ibadah tersebut. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Ketum Sinode GKST, Djadaramo Tasiabe, dan Bupati Verna Inkiriwang. Setelah itu dilakukan gunting pita sekaligus pembukaan pintu gereja, sebagai simbol bahwa gedung lumayan besar itu, sudah dapat dipergunakan masyarakat penganut Nasrani untuk beribadah.

Gedung yang menjulang tinggi dengan dua menara menyerupai piramida pada bagian atasnya, terlihat berdiri kokoh dengan nuansa kemegahan yang dimiliki. Pandangan kita semakin sempurna setelah menyaksikan fasilitas di dalamnya berupa 4 unit Air Conditioner (AC) berkekuatan 2000 PK yang digunakan sebagai pendingin ruangan.
Gedung telah menelan biaya Miliaran rupiah ini dapat terwujud berkat usaha jemaat melakukan penggalangan dana secara mandiri, kemudian di topang oleh beberapa sponsor utama diantaranya, Sony Tandra, dan sejumlah pihak yang dengan sukarela memberikan bantuan.
Adapun ratusan jemaat yang hadir, tampak dengan khusuk mengikuti ibadah yang di mulai Pukul 10.30, WITA. Kelelahan yang mereka rasakan selama pemugaran rumah Tuhan tersebut, bak hilang terbawa angin, dan digantikan dengan nyanyian syukur kepada sang Khalik atas tercapainya harapan dan cita-cita yang telah lama disematkan pada hati masing-masing. Semua itu adalah wujud ketakwaanya kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pada sambutan singkat, bupati Verna GM Inkiriwang sempat menyentil dan memohon doa jemaat terhadap duka yang dialami warga Desa Masani, Kecamatan Poso Pesisir, atas meninggalnya pasangan suami – Istri Katrin Kande, dan Ernius Bambe yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD Poso.
Keduanya merupakan korban gempa tektonik berkekuatan M5, 8, Magnitudo pada Minggu, (17/8/2025) di Poso. Korban mengalami luka serius, akibat tertimpa bangunan yang rubuh, saat mengikuti ibadah. Sementara yang lain, masih dalam perawatan intensif di RSUD Poso, dan Kota Palu (*)





